Perlambat Laju Impor Kereta Bekas, INKA Produksi 16 Unit Trainset KRL

Senin, 09 Mei 2022 - 19:45 WIB
loading...
Perlambat Laju Impor...
PT INKA akan memproduksi trainset KRL untuk menekan impor kereta bekas. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT INKA (Persero) tengah mempersiapkan produksi rangkaian set kereta rel listrik (trainset). Perseroan pun menyediakan 16 unit rangkaian set kereta yang nantinya digunakan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Baca juga: KCI Pastikan Tarif KRL Tak Bakal Naik Saat Lebaran

Saat ini INKA dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyepakati kerja sama pengadaan trainset tersebut. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara INKA dan KAI, Senin (9/5/2022).

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebut langkah kedua perseroan sebagai bagian dari upaya pemerintah menekan impor rangkaian set kereta bekas dari negara lain.

"Jadi mereka ini akan melakukan pengadaan 16 unit kereta transet. Ini merupakan satu terobosan, kita harapkan memang di Indonesia sistem kereta api yang sehat," ungkap Kartika saat ditemui di kawasan Kementerian BUMN, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Tiko ini mengakui bahwa impor rangkaian set kereta memang masih dominan saat ini. Sehingga, langkah INKA selaku perusahaan pelat merah yang memasifkan produksi kereta api sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo. Arahan kepala negara bahwa produksi BUMN harus mengutamakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
4 Juta Barel Minyak...
4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS
Pengecualian Sanksi...
Pengecualian Sanksi AS, India Banjir Minyak Rusia Melonjak 90%
Kendaraan dan Kompor...
Kendaraan dan Kompor Listrik Kunci Kurangi Impor Energi
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
Daihatsu Sukses Capai...
Daihatsu Sukses Capai Produksi 30 Juta Unit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved