Penarikan Uang Tunai Selama Ramadhan dan Lebaran 2022 Tembus Rp180,2 Triliun
Senin, 09 Mei 2022 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Dia menguraikan, nominal transaksi BI-FAST bulan April 2022 tumbuh 51,88% secara bulanan (month-yo-month/mtm) mencapai Rp100,25 triliun dan secara volume tumbuh 32,72% (mtm) mencapai 24,55 juta transaksi.
“Nominal transaksi tertinggi terjadi pada H-7 Idul Fitri (25/4) sebesar Rp5,93 triliun dengan volume sebanyak 1,28 juta transaksi," ungkapnya.
Kinerja tahunan penarikan uang tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri 2022 di setiap wilayah di Indonesia secara umum mengalami pertumbuhan.
Wilayah dengan penarikan tunai tertinggi yaitu Jawa sebesar Rp110,1 triliun atau tumbuh 19,6% (yoy), disusul Sumatera sebesar Rp35,3 triliun atau tumbuh 6,5% (yoy).
Selanjutnya Sulawesi-Maluku-Malut-Papua (Sulampua) sebesar Rp15,0 triliun atau tumbuh 13,3% (yoy), Kalimantan sebesar Rp12,5 triliun atau tumbuh 15,2% (yoy), serta Bali-NTT-NTB (Bali Nusra) sebesar Rp7,4 triliun atau tumbuh 42,4% (yoy).
"Dari sisi penukaran uang, BI mencatat jumlah penukaran uang melalui BI selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H sebesar Rp1,3 triliun,” bebernya.
“Nominal transaksi tertinggi terjadi pada H-7 Idul Fitri (25/4) sebesar Rp5,93 triliun dengan volume sebanyak 1,28 juta transaksi," ungkapnya.
Kinerja tahunan penarikan uang tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri 2022 di setiap wilayah di Indonesia secara umum mengalami pertumbuhan.
Wilayah dengan penarikan tunai tertinggi yaitu Jawa sebesar Rp110,1 triliun atau tumbuh 19,6% (yoy), disusul Sumatera sebesar Rp35,3 triliun atau tumbuh 6,5% (yoy).
Selanjutnya Sulawesi-Maluku-Malut-Papua (Sulampua) sebesar Rp15,0 triliun atau tumbuh 13,3% (yoy), Kalimantan sebesar Rp12,5 triliun atau tumbuh 15,2% (yoy), serta Bali-NTT-NTB (Bali Nusra) sebesar Rp7,4 triliun atau tumbuh 42,4% (yoy).
"Dari sisi penukaran uang, BI mencatat jumlah penukaran uang melalui BI selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H sebesar Rp1,3 triliun,” bebernya.
Lihat Juga :