Jangan Remehkan Kos-kosan Jika Ingin Bergelut di Bisnis Hotel
Selasa, 10 Mei 2022 - 17:40 WIB
loading...
Ketua Umum Rescue DPP Partai Perindo Adin Denny saat memberikan tips memulai berbisnis hotel. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Rescue DPP Partai Perindo sekaligus Pengusaha Hotel, Adin Denny, membeberkan tips memulai bisnis hotel bagi pemula. Bisnis hotel bisa dilakukan secara bertahap, dimulai dari yang kecil.
Baca juga:T GB Ajak Pengurus Perindo Berau Jaga Semangat dan Bangun Optimisme
"Bangun bisnis hotel itu bisa dimulai dengan bangun kos-kosan dulu yang desainnya seperti hotel. Setidaknya menyediakan 15 kamar dan lobi. Jika itu semua ada, sudah masuk kategori hotel bintang satu," kata Adin dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan pada kanal Youtube Partai Perindo, Selasa (10/5/2022).
Lanjutnya, jika kos-kosan sudah sukses dijalankan dengan manajemen yang baik, bisa berkembang pada bisnis hotel yang sesungguhnya. Tentu dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas.
"Kalau di kos-kosan kan fasilitasnya ada tapi minim, seperti halaman parkir dan mungkin ada kafetaria. Nah kalau hotel nanti ditambah dengan pelayanan resepsionis, room service, porter, kolam renang, taman bermain, tempat gym, dan lainnya. Lebih ke fasilitas," papar Adin.
Baca juga:T GB Ajak Pengurus Perindo Berau Jaga Semangat dan Bangun Optimisme
"Bangun bisnis hotel itu bisa dimulai dengan bangun kos-kosan dulu yang desainnya seperti hotel. Setidaknya menyediakan 15 kamar dan lobi. Jika itu semua ada, sudah masuk kategori hotel bintang satu," kata Adin dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan pada kanal Youtube Partai Perindo, Selasa (10/5/2022).
Lanjutnya, jika kos-kosan sudah sukses dijalankan dengan manajemen yang baik, bisa berkembang pada bisnis hotel yang sesungguhnya. Tentu dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas.
"Kalau di kos-kosan kan fasilitasnya ada tapi minim, seperti halaman parkir dan mungkin ada kafetaria. Nah kalau hotel nanti ditambah dengan pelayanan resepsionis, room service, porter, kolam renang, taman bermain, tempat gym, dan lainnya. Lebih ke fasilitas," papar Adin.
Lihat Juga :