Presiden Jokowi Diminta Buka Kran Ekspor CPO

Rabu, 11 Mei 2022 - 20:12 WIB
loading...
Presiden Jokowi Diminta...
Ketua Umum Keluarga Alumni Institut Pertanian (KAINSTIPER) Priyanto PS
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta membuka kran ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya. Alasannya, pasokan minyak goreng di dalam negeri dengan harga yang terjangkau dinilai sudah lebih dari cukup.

Ketua Umum Keluarga Alumni Institut Pertanian (KAINSTIPER) Priyanto PS mengatakan kondisi terkini, pasar global masih berada dalam keadaan aman. Pasalnya, banyak pengguna CPO global di negara-negara tujuan ekspor yang sudah memperhitungkan adanya libur perdagangan di Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, keberadaan stok kebutuhan CPO masih terbilang mencukupi.

(Baca juga:Menakar Efektivitas Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng)

Namun, keberadaan stok CPO pasar global akan mengalami shortage (kekurangan pasokan) berkepanjangan, apabila kran ekspor CPO dan produk turunannya tidak segera dibuka kembali oleh Presiden Jokowi. “Konsumen pasar global akan mengalami kejadian yang sama seperti di Indonesia, beberapa waktu lalu. Di mana terlihat banyak antrean demi mendapatkan minyak goreng curah,” kata Priyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5/2022).

Sebab itu, menurut Priyanto, keberadaan CPO dan produk turunannya yang sudah cukup menyuplai kebutuhan masyarakat Indonesia harus kembali diperdagangkan secara luas kepada masyarakat dunia, termasuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Pasalnya, sebagai produsen terbesar CPO dunia, Indonesia memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat dunia mendapatkan kebutuhan minyak makanan yang paling efektif dan efisien untuk dikonsumsi yaitu minyak sawit.

(Baca juga:Pengusaha Sawit Harap Larangan Ekspor CPO Tidak Berkepanjangan)

“Sesuai janji Presiden akan pemenuhan kebutuhan pasokan minyak goreng nasional yang sudah mencukupi bagi seluruh rakyat Indonesia, maka larangan sementara ekspor CPO dan produk turunannya, harus segera dicabut Presiden Jokowi,” kata Priyanto.

Pentingnya keberadaan CPO dan produk turunannya, supaya dapat memenuhi kebutuhan minyak makan bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia, juga harus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia. Sebab itu, keberadaan minyak goreng di Indonesia harus diatur lebih ketat dengan prioritas utama akan pemenuhan pasokan minyak goreng nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

(Baca juga:Kadin: Larangan Ekspor CPO Bakal Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi)

Pemerintah Indonesia harus memperbaiki tata kelola perdagangan minyak goreng nasional. Di mana jejaring logistik pasar yang dibutuhkan masyarakat, harus diperbaiki dan dikelola menjadi lebih baik. “Tujuannya, supaya pasokan minyak goreng bisa merata dan dapat mudah diakses masyarakat luas dengan harga terjangkau,” ujar Priyanto.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
Purbaya Bocorkan Perusahaan...
Purbaya Bocorkan Perusahaan Diduga Lakukan Underinvoicing CPO, Siapa Saja?
Sentralisasi Ekspor...
Sentralisasi Ekspor Sawit Disentil Guru Besar IPB: Lebih Utama Penguatan Tata Kelola
Purbaya Lapor Prabowo,...
Purbaya Lapor Prabowo, Ada 10 Perusahaan Diduga Manipulasi Harga Ekspor CPO
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved