Gegara Perang Rusia dan Lockdown China, Ekonomi RI Diramal Turun ke Bawah

Rabu, 11 Mei 2022 - 20:29 WIB
loading...
Gegara Perang Rusia...
Perang Rusia-Ukraina mengganggu pemulihan ekonomi global. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perang Rusia-Ukraina hingga kebijakan lockdown China mengganggu pemulihan ekonomi global. Berdasarkan proyeksi IMF pertumbuhan ekonomi RI semula diramal 4,4% turun jadi 3,2%.

"Tahun ini tadinya diproyeksikan 4,4% sekarang menjadi 3,6%. Bahkan sekarang proyeksinya lebih rendah dari 3,6% bisa sampai 3,4% sampai 3,2%," ungkap Sri dikutip di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Berharap Swasta Jadi Motor Penggerak Investasi

Menurut dia konflik Rusia-Ukraina dibarengi dengan berbagai sanksi telah menyebabkan kenaikan harga komoditas, energi, dan pangan, serta dampak perang lainnya. Belum lagi, Amerika Serikat (AS) juga mengalami inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga yang mempengaruhi pelemahan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Baca Juga: Terungkap! Sri Mulyani Sempat Tertular Covid-19 di Amerika Sebelum Lebaran

Tak berhenti di situ, kebijakan China telah menghambat permintaan global dan kegiatan manufaktur. Seperti di Shanghai menyebabkan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Tiongkok kontraksi hingga 47%. "Jadi ekonomi ini tidak statis. Perang ini apakah akan berhenti atau tidak belum pasti juga. Ini semuanya menimbulkan ketidakpastian pada semester kedua tahun ini," kata Sri.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Rekomendasi
Hadiri Sidang Dokter...
Hadiri Sidang Dokter Tifa, Roy Suryo: Kita Tetap Bersama Tak Ada Perpecahan
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan...
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan Vape, Berikut Penjelasannya
Viral! Thomas Ramdhan...
Viral! Thomas Ramdhan GIGI Pamer Royalti Musik Rp408 Ribu
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved