IHSG Ambruk 5 Hari Beruntun, Simak Saham Potensi Cuan Pekan Depan

Sabtu, 14 Mei 2022 - 08:00 WIB
loading...
IHSG Ambruk 5 Hari Beruntun,...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami pelemahan dalam sepekan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 5 hari beruntun. Mengakhiri pekan ini, IHSG berada di zona merah di akhir sesi perdagangan.

Analis Henan Putihrai Sekuritas Liza C Suryanata mengatakan dengan menimbang posisi IHSG yang sampai saat ini di area support jangka menengahnya, saham berbasis blue chip bisa dikoleksi. Adapun saham pilihan antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

"Saham pilihan saya kebetulan blue chip yang seperti BBCA yang posisinya sudah di area support, angka 7250 itu sebelumnya jadi bantalan juga namun BBCA cuma sampai 7650 trus sekarang turun lagi," ujar Liza dalam IDX 2nd Session Closing, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Terkapar di Zona Merah, IHSG Hari Ini Turun ke 6.597

Menurut Liza, jika semua kompak di area support dan bangkit bersamaan akan menjadi perfect timing untuk IHSG kembali rebound. "Namun rebound sampe mana tidak bisa terlalu kita harapkan terlalu tinggi juga," kata Liza.

Untuk BBCA, target pertama sekitar 7750 - 7850, kemudian memang ada gap beberapa hari lalu sekitar harga 8075, baru bisa jadi area resisten yang ideal sebelum dia ke 8250.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Berita Terkini
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved