Mentan Ingin Terapkan Lockdown Bagi Daerah yang Terkena Wabah PMK

Kamis, 19 Mei 2022 - 17:15 WIB
loading...
Mentan Ingin Terapkan...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menerangkan, upaya penyembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sudah dilakukan secara masif sehingga tingkat kematiannya bisa ditekan secara maksimal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memastikan, ketersediaan hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha dalam kondisi yang cukup aman. Dia mengatakan, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak memiliki pengaruh besar atau dampak buruk terhadap ketersediaan.

"Ketersediaan dalam menghadapi Idul Adha beberapa bulan kedepan semua sudah dalam proses persiapan yang sebaik-baiknya. Tentu kita juga berharap daerah-daerah yang terkena langsung melakukan lockdown," katanya lewat keterangan resmi, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Jumlah Hewan Terjangkit Wabah PMK di Garut Bertambah

Mentan SYL menerangkan, upaya penyembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sudah dilakukan secara masif sehingga tingkat kematiannya bisa ditekan secara maksimal. Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah terus bekerja secara cepat.

"Hari ini saya bersama Anggota Komisi IV melihat langsung pengobatan terhadap hewan ternak yang terkonfirmasi positif PMK di Sumedang. PMK memang ada, tapi PMK dapat disembuhkan dan tidak menular kepada manusia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik dan Bogantara...
KAI Logistik dan Bogantara Jajaki Usaha Pengiriman Hewan Ternak
Rusia Larang Impor Daging...
Rusia Larang Impor Daging dari Uni Eropa, Ada Apa?
Mentan Minta Semua Daerah...
Mentan Minta Semua Daerah Tanam Padi 1.000 Hektare, Ada Apa?
Mentan SYL Sebut Pramuka...
Mentan SYL Sebut Pramuka Bagian dari Bela Negara
Harga Dunia Naik 3 Kali...
Harga Dunia Naik 3 Kali Lipat, Alokasi APBN Rp25 Triliun untuk Pupuk Subsidi Tak Cukup
Soal Harga Pangan Naik...
Soal Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Mentan: Saya Berpihak pada Petani yang Berbasah-basah
Perbedaan Hewan Dam...
Perbedaan Hewan Dam Haji dan Kurban, Simak Penjelasannya di Sini!
Lirabica: Hewan Ternak...
Lirabica: Hewan Ternak Terpapar Radiasi di Cikande Harus Diobati, Bukan Dimusnahkan
Lawan Parasit Berbahaya,...
Lawan Parasit Berbahaya, AS akan Lepas Miliaran Lalat di Meksiko dan Texas
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Negara-negara ASEAN...
Negara-negara ASEAN yang Kepincut Ingin Gabung BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved