Kawasan Industri Nikel Dibangun di Konawe Utara, Luasnya 4.700 Hektare
Kamis, 19 Mei 2022 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“(Ini) ikhtiar untuk mengoptimalkan nilai tambah hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perekonomian daerah,” ucapnya.
Menurut para ahli, nikel Indonesia merupakan “jantung baterai kendaraan listrik dunia tahun 2030”. Bahkan, di masa depan, dunia akan mengalami banyak perubahan dalam pemanfaatan energi, salah satu pemanfaatan nikel sebagai salah satu komponen vital sumber energi baterai kendaraan listrik.
Baca juga: Disetujui Jokowi, Tarif Listrik untuk Orang Kaya Bakal Naik
Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon mengatakan, pembangunan kawasan industri seluas 4.700 hektare akan dilakukan secara bertahap.
Untuk pembangunan jangka pendek ditargetkan rampung dalam 3-5 tahun dan secara keseluruhan diperkirakan selesai dalam waktu tujuh tahun.
Menurut para ahli, nikel Indonesia merupakan “jantung baterai kendaraan listrik dunia tahun 2030”. Bahkan, di masa depan, dunia akan mengalami banyak perubahan dalam pemanfaatan energi, salah satu pemanfaatan nikel sebagai salah satu komponen vital sumber energi baterai kendaraan listrik.
Baca juga: Disetujui Jokowi, Tarif Listrik untuk Orang Kaya Bakal Naik
Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon mengatakan, pembangunan kawasan industri seluas 4.700 hektare akan dilakukan secara bertahap.
Untuk pembangunan jangka pendek ditargetkan rampung dalam 3-5 tahun dan secara keseluruhan diperkirakan selesai dalam waktu tujuh tahun.
Lihat Juga :