Minyak Goreng Curah di Pasar Masih Rp21.000 per Kg, Pasokan Cukup

Jum'at, 20 Mei 2022 - 15:10 WIB
loading...
Minyak Goreng Curah...
Harga minyak goreng curah di pasar tradisional di Bekasi terpantau belum melandai. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
BEKASI - Harga minyak goreng curah di pasar tradisional di Bekasi terpantau belum melandai. Para pedagang mengaku masih menjual di harga Rp20.000-21.000 per kilogram (kg).

Pipin, salah seorang pedagang sembako menuturkan, harga tersebut belum berubah dari sejak sebelum lebaran. Meskipun dia tahu pemerintah sudah berupaya menekan harga dengan melarang sementara ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

"Di pasar ini sih rata-rata belum turun (harga minyak goreng curah), padahal pemerintah udah larang ekspor kan. Tapi saya nggak tahu kenapa harga di pasaran masih mahal," ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia (MPI) di Pasar Mangunjaya, Bekasi, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Cabut Larangan Ekspor, Jokowi Janji Harga Minyak Goreng Segera Turun

Terkait pasokan, Pipin menyebut sudah ada perbaikan dari semenjak pemerintah melarang ekspor. Artinya, sudah tidak terjadi kelangkaan.

Menurut dia, pihak agen pun sudah tidak lagi membatasi jumlah pembelian seperti sebelumnya dan tidak ada lagi persyaratan yang harus dipenuhi.

"Untuk pasokan juga sudah aman. Saya beli di agen sudah nggak ada syarat-syarat lagi. Mau pesen berapa mereka sediain. Tapi pihak agen pun nggak sedia banyak. Jadi kitanya juga nggak bisa beli banyak-banyak banget. Tapi gapapa begitu, yang penting tiap hari saya bisa dapat barang," tandasnya.

Senada, pedagang lainnya bernama Agam juga menyebut bahwa harga minyak goreng curah belum mengalami penurunan.

Dia pun masih menjual pada kisaran Rp20.000-21.000 per kilogram. Hal itu disebabkan harga beli dari agen masih dibanderol Rp18.000-19.000 per kilogram.

"Saya masih jual harga sama, Rp20.000-21.000 per kilogram. Gimana mau turun, di agen aja saya masih beli di harga Rp18.000-19.000 per kilogramnya," tuturnya di pasar yang sama.

Baca juga: Ekspor Minyak Goreng Dibuka 23 Mei 2022, Ini Jurus Pemerintah Menjaga DMO 10 Juta Ton

Kendati demikian, Agam mengaku bahwa pasokan minyak goreng curah sudah ada peningkatan dari sebelumnya. "Tapi lumayan lah sekarang kalau mau cari gampang. Kalau sebelumnya kan susah. Mesti muter-muter dulu baru dapet," tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, per 28 April 2022 lalu pemerintah memberlakukan larangan sementara ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng.

Hal itu dilakukan guna memastikan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri terpenuhi dengan harga terjangkau.

Setelah hampir tiga minggu aturan itu berjalan, pemerintah mendapatkan laporan bahwa ketersediaan minyak goreng di dalam negeri terus terpenuhi dan harga rata-rata secara nasional sudah turun di kisaran Rp17.200-17.600.



Makaitu, pemerintah akhirnya mencabut larangan ekspor CPO atau bahan baku minyak goreng beserta turunannya yang akan berlaku pada Senin (23/5/2022) mendatang.

Pemerintah berharap dengan pencabutan larangan ini, konsistensi produsen minyak goreng untuk memasok ke dalam negeri bisa terus dijalankan. Sehingga, permasalahan minyak goreng di dalam negeri bisa terselesaikan dan kembali normal.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Minyakita Langka di...
Minyakita Langka di Pasaran, Ini Respons Pemerintah
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Rekomendasi
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Berita Terkini
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved