Kejar 1 Juta Jargas Rumah Tangga, PGN Percepat Transformasi Digital

Jum'at, 20 Mei 2022 - 22:05 WIB
loading...
Kejar 1 Juta Jargas Rumah Tangga, PGN Percepat Transformasi Digital
PGN percepat transformasi digital dalam upaya mengejar target 1 juta jargas rumah tangga. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Subholding Gas Pertamina, PGN terus mempercepat transformasi bisnis digital guna mendorong pemulihan kinerja perusahaan secara cepat.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan transformasi juga dilakukan dalam upaya mengejar target 1 juta jaringan gas bumi. Strategi marketing 3.0 juga diterapkan untuk memperluas jangkauan pelanggan guna melaksanakan program mega proyek tersebut melalui GasKita.

"Maka strategi bisnis berbasis digital dilakukan agar bisa terhubung secara lebih luas dengan masyarakat," kata dia, di Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: Cetak Laba Bersih Rp1,7 Triliun, PGN Lanjutkan Tren Positif

Menurut dia masyarakat kini sudah familiar dengan digital sehingga PGN perlu aktif untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui platform digital. PGN terus aktif melakukan kampanye digital Gaskita.

Pada 2021, jelasnya, lebih dari 3,4 juta impression dan lebih dari 150.000 engagement pada media sosial. Selain itu, lebih dari 10% pelanggan baru mendaftar melalui registrasi online.

Tak hanya itu, PGN berkolaborasi dengan Tokopedia sebagai e-wallet pembayaran tagihan gas bumi. Melalui platform digital tersebut, pelanggan dimudahkan dalam pembayaran tagihan gas apalagi selama masa pandemi.

PGN juga membantu UMKM kuliner pelanggan PGN dengan membuat special page bernama Dapur Gaskita di mana pengguna Tokopedia bisa membeli kuliner dari pelanggan PGN tersebut. Kolaborasi digital tersebut dilakukan PGN dan Tokopedia ditargetkan mendorong pemulihan UMKM.

Baca Juga: Blusukan ke Magelang, Wapres Tinjau Desa Energi Karangrejo

Berdasarkan laporan PGN, pada 2021 penyerapan gas bumi di sektor rumah tangga (Gaskita) sekitar 5,5 BBTUD. Dari penyerapan tersebut, Gaskita PGN berhasil berkontribusi pada penurunan subsidi gas tabung sekitar Rp330 miliar per tahun.

Gas bumi menghasilkan CO2 sebesar 52,91 Kg/ MMBTU. Nilainya lebih rendah 30% dari BBM dan lebih rendah 16% daru LPG. Penurunan emisi karena konversi ke gas bumi mencapai lebih dari 774.000 ton CO2 per tahun di PLTMG Sorong, penurunan emisi kilang sebesar 217.000 ton CO2 tahun 2021, dan penurunan karbon pada jargas sebanyak 20.000 ton CO2 pada 2021.

(nng)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1717 seconds (10.177#12.26)