Kinerja LTLS Baik dan Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: LTLS Gelar RUPS Tahunan, Agenda Penting Ini Bakal Dibahas
Risiko ke depan lebih kepada resiko fluktuasi harga saham, karena sudah mengalami kenaikan signifikan dalam jangka pendek, sehingga ada potensi profit taking.
Sementara itu, Praktisi Pasar Modal, Sunar Susanto menjelaskan perusahaan yang rutin tiap tahun membayar dividen dalam bentuk uang tunai, biasanya merupakan perusahaan yang sudah mapan dengan arus kas yang stabil.
"Jika pembagian Dividen Tunai murni dari hasil laba bersih operasional perusahaan maka benar mencerminkan laporan keuangan yang baik dan mapan," kata Sunar.
Ia menambahkan walaupun Dividend Payout Ratio LTLS cukup besar di kisaran 30%, tetapi jumlah yang di terima trader / investor per lembar saham tidak begitu besar di lihat dari dividend Yield. "Meski demikian dalam jangka panjang, prospeknya masih cukup bagus," jelasnya.
Sunar menambahkan, berrdasarkan data statistik Bulan April 2022 IDX, untuk sektor Basic Materials per akhir tahun 2021, PBV 1.2x, PER 16.34x dan DER 0.81x. Sedangkan untuk LTLS untuk per 13 Mei 2022, PBV 0.79x, PER 5.11x dan DER 1.4x.
"Sebenarnya untuk LTLS cukup murah secara valuasi PBV dan PER nya," pungkasnya.
Risiko ke depan lebih kepada resiko fluktuasi harga saham, karena sudah mengalami kenaikan signifikan dalam jangka pendek, sehingga ada potensi profit taking.
Sementara itu, Praktisi Pasar Modal, Sunar Susanto menjelaskan perusahaan yang rutin tiap tahun membayar dividen dalam bentuk uang tunai, biasanya merupakan perusahaan yang sudah mapan dengan arus kas yang stabil.
"Jika pembagian Dividen Tunai murni dari hasil laba bersih operasional perusahaan maka benar mencerminkan laporan keuangan yang baik dan mapan," kata Sunar.
Ia menambahkan walaupun Dividend Payout Ratio LTLS cukup besar di kisaran 30%, tetapi jumlah yang di terima trader / investor per lembar saham tidak begitu besar di lihat dari dividend Yield. "Meski demikian dalam jangka panjang, prospeknya masih cukup bagus," jelasnya.
Sunar menambahkan, berrdasarkan data statistik Bulan April 2022 IDX, untuk sektor Basic Materials per akhir tahun 2021, PBV 1.2x, PER 16.34x dan DER 0.81x. Sedangkan untuk LTLS untuk per 13 Mei 2022, PBV 0.79x, PER 5.11x dan DER 1.4x.
"Sebenarnya untuk LTLS cukup murah secara valuasi PBV dan PER nya," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :