Zimbabwe Minati Kerja Sama Produksi Vaksin dengan Bio Farma
Minggu, 22 Mei 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Wapres Zimbabwe Constantino Chiwenga, yang sekaligus merangkap Menteri Kesehatan dan Perlindungan Anak Republik Zimbabwe mengatakan, tujuan kedatangannya ke Bio Farma adalah untuk mencari potensi kerja sama untuk memproduksi vaksin di Zimbabwe.
Negara di Afrika bagian selatan itu juga ingin mempelajari keberhasilan Indonesia dalam pembangunan bidang kesehatan.
“Kami sudah mengetahui bahwa Indonesia memiliki kemampuan dalam memproduksi produk obat-obatan khususnya vaksin. Dan kami berharap bahwa Zimbabwe juga suatu saat bisa memproduksi vaksin di kemudian hari yang berkolaborasi dengan perusahaan nasional farmasi di Zimbabwe,” papar Constantino.
Dia berharap, ke depannya akan ada kesepakatan untuk bertukar informasi dan teknologi antara Bio Farma dengan Zimbabwe dalam produksi dan pendistribusian vaksin.
Hal ini mengingat bahwa posisi Zimbabwe yang strategis yang terletak di pusat bagian selatan benua Afrika, bisa menjadi hub untuk negara-negara di sekitarnya.
Sejak tahun 2007, Bio Farma yang sudah mengirimkan produk vaksinnya ke Zimbabwe, berupa vaksin Polio, Campak, Difteri, Tetanus, Pertusis melalui United Nations Children's Fund (UNICEF). Hingga saat ini sudah sekitar 1,6 juta vial terikirim ke 16,9 juta dosis.
Dubes Indonesia untuk Zimbabwe Dewa Made Juniarta Sastrawan menambahkan, pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Zimbabwe di Harare siap untuk menindak lanjuti rencana kerjasama ini.
Negara di Afrika bagian selatan itu juga ingin mempelajari keberhasilan Indonesia dalam pembangunan bidang kesehatan.
“Kami sudah mengetahui bahwa Indonesia memiliki kemampuan dalam memproduksi produk obat-obatan khususnya vaksin. Dan kami berharap bahwa Zimbabwe juga suatu saat bisa memproduksi vaksin di kemudian hari yang berkolaborasi dengan perusahaan nasional farmasi di Zimbabwe,” papar Constantino.
Dia berharap, ke depannya akan ada kesepakatan untuk bertukar informasi dan teknologi antara Bio Farma dengan Zimbabwe dalam produksi dan pendistribusian vaksin.
Hal ini mengingat bahwa posisi Zimbabwe yang strategis yang terletak di pusat bagian selatan benua Afrika, bisa menjadi hub untuk negara-negara di sekitarnya.
Sejak tahun 2007, Bio Farma yang sudah mengirimkan produk vaksinnya ke Zimbabwe, berupa vaksin Polio, Campak, Difteri, Tetanus, Pertusis melalui United Nations Children's Fund (UNICEF). Hingga saat ini sudah sekitar 1,6 juta vial terikirim ke 16,9 juta dosis.
Dubes Indonesia untuk Zimbabwe Dewa Made Juniarta Sastrawan menambahkan, pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Zimbabwe di Harare siap untuk menindak lanjuti rencana kerjasama ini.
Lihat Juga :