Zimbabwe Minati Kerja Sama Produksi Vaksin dengan Bio Farma
Minggu, 22 Mei 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
“Kami siap untuk membantu mengidentifikasi apa saja yang dibutuhkan dalam rencana kerjasama ini dan tentunya hasil dari kerjasama ini akan memberikan win-win solution dan Indonesia siap mengidentifikasi kebutuhan dari kedua belah pihak," ucapnya.
Baca juga: Mampukah Vaksin Hepatitis yang Ada saat Ini Lawan Hepatitis Misterius pada Anak? Ini Penjelasan Dokter
Dalam kunjungan ini, Direktur Operasi Bio Farma Rahman Roestan memberikan penjelasan mengenai Holding BUMN Farmasi, yang saat ini sudah terbentuk sejak tahun 2020.
Lebih jauh Rahman menjelaskan bahwa transfer teknologi bisa dilakukan dengan membagi peran antara Bio Farma dengan pihak Zimbabwe.
“Bio Farma memerlukan mitra lokal di Zimbabwe yang bisa memproduksi vaksin, dengan fasilitas yang memadai, regulator (Badan POM), distribusi dan marketing. Dari pihak Bio Farma akan menyediakan teknologi transfer downstream, metode pengawasan mutu, dan Bio Farma bisa memberikan supply bulk vaksin untuk Zimbabwe,” terang dia.
Rahman juga memberikan penjelasan mengenai teknologi distribusi vaksin, yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dengan nama Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) yang bisa memantau pergerakan vaksin sejak dari tempat produksi hingga digunakan oleh masyarakat.
Baca juga: Mampukah Vaksin Hepatitis yang Ada saat Ini Lawan Hepatitis Misterius pada Anak? Ini Penjelasan Dokter
Dalam kunjungan ini, Direktur Operasi Bio Farma Rahman Roestan memberikan penjelasan mengenai Holding BUMN Farmasi, yang saat ini sudah terbentuk sejak tahun 2020.
Lebih jauh Rahman menjelaskan bahwa transfer teknologi bisa dilakukan dengan membagi peran antara Bio Farma dengan pihak Zimbabwe.
“Bio Farma memerlukan mitra lokal di Zimbabwe yang bisa memproduksi vaksin, dengan fasilitas yang memadai, regulator (Badan POM), distribusi dan marketing. Dari pihak Bio Farma akan menyediakan teknologi transfer downstream, metode pengawasan mutu, dan Bio Farma bisa memberikan supply bulk vaksin untuk Zimbabwe,” terang dia.
Rahman juga memberikan penjelasan mengenai teknologi distribusi vaksin, yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dengan nama Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) yang bisa memantau pergerakan vaksin sejak dari tempat produksi hingga digunakan oleh masyarakat.
(ind)
Lihat Juga :