Pendapatan Warga Desa Diprediksi Naik Jadi Rp2,4 Juta per Bulan

Senin, 23 Mei 2022 - 19:17 WIB
loading...
Pendapatan Warga Desa...
Pendapatan warga desa diproyeksikan meningkat menjadi Rp2,4 juta per bulan pada 2045. Ilustrasi Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pendapatan warga desa diperkirakan terus meningkat hingga mencapai Rp2,4 juta per kapita per bulan pada tahun 2045.

Hal itu didasarkan pada proyeksi yang telah disusun Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dari 2022 sampai 2045.

Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Kemendes PDTT Ivanovich Agusta menyampaikan bahwa data proyeksi PDTT 2022 sampai 2045 dapat digunakan desa untuk menyusun kebijakan yang dapat menguntungkan dan bermanfaat bagi desa ke depannya.

"Dengan demikian desa nantinya akan berhasil, berguna dan bisa melakukan seluruh kebutuhan perencanaan, pelaksanaan pembangunan sesuai dengan data dan informasi yang sudah ada," ujar Ivanovich dalam webinar bulanan BPI, Senin (23/5/2022).

Baca juga: BPKP Ungkap Pengelolaan Keuangan Desa Masih Berantakan

Pada kesempatan yang sama, kordinator Penyusunan Keterpaduan Rencana Pembangunan Desa Kemendes PDTT Nurhayadi menjelaskan, jumlah desa pada kurun tahun 2020-2045 diperkirakan hanya bertambah 34 desa.

"Tekanan moratorium pembuatan desa baru membuat jumlah desa diprediksi hanya meningkat sedikit dari 74.953 pada 2020 menjadi 74.087 pada 2045," bebernya.

Sementara untuk proyeksi jumlah penduduk perdesaan berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) akan mengalami penurunan sejalan dengan laju urbanisasi desa-kota yang semakin tinggi, di 2030 diperkirakan 107.65 juta jiwa menurun menjadi 86.44 juta jiwa di tahun 2045.

Untuk proyeksi sumber penghasilan utama penduduk desa, Nurhayadi menjelaskan bahwa perekonomian penduduk desa pada tahun 2045 sebagian besar masih bertumpu sektor pertanian sebesar 88,44%.

Baca juga: Pendapatan Tembus Rp20 Juta per Bulan, Erick Thohir Ingin Jadi Agen BRILink

Menurut dia, tren penghasilan utama desa tersebut nantinya akan mengalami penurunan sejalan dengan kreativitas ekonomi desa di sektor non pertanian.

Sedangkan perekonomian penduduk desa di bidang perdagangan dan industri pengolahan terus bertumbuh sampai 4% dan 5,25% pada tahun 2045.

Nurhayadi membeberkan, jumlah pendapatan warga desa pada tahun 2013 sebesar Rp505.461 per kapita per bulan. Dalam kurun waktu 8 tahun, jumlahnya meningkat 47,97% menjadi Rp971.445 per kapita per bulan.

“Pendapatan warga desa diperkirakan mengalami peningkatan secara gradual hingga mencapai Rp2.412.901 per kapita per bulan di tahun 2045," ungkapnya.



Sementara untuk proyeksi tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan ketimpangan di desa, presentasi TPT di pedesaan pada 2022 sebesar 4,71% dan memiliki tren penurunan sampai 2045 dengan nilai proyeksi sebesar 2,34%. Nilai indeks gini di pedesaan juga memiliki tren penurunan dari 0,315 di 2021 menjadi 0,295 di 2045.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
BRI Resmikan Kick-Off...
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026 untuk Dorong Transformasi Desa 5.0
Apakah Orang Desa Menderita...
Apakah Orang Desa Menderita Terdampak Pelemahan Rupiah? Ini Penjelasan Ekonom
Kondisi Kelas Menengah,...
Kondisi Kelas Menengah, Saat Gaji Satu Pintu Tak Lagi Cukup
Sucor AM Bangun Jembatan...
Sucor AM Bangun Jembatan Penghubung 2 Dusun di Garut, Dorong Akses Ekonomi Warga
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Rekomendasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved