Dorong Wirausahawan Pertanian, Kementan Gelar Workshop bagi Kesetaraan Gender

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:43 WIB
loading...
Dorong Wirausahawan...
Para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru mengadakan Workshop Gender Equality and Social Inclusion (GESI) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belum lama ini.
A A A
JAKARTA - Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus menumbuhkembangkan petani milenial . Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya peran petani milenial dalam pembangunan pertanian masa depan. Menurutnya, di era digital saat ini semakin mendorong percepatan pembangunan pertanian Indonesia.

“Kementan berupaya mengubah pola pikir generasi muda. Pertanian itu keren dan hebat. Satu-satunya sektor yang menjanjikan, terlebih di tengah pandemi. Kita fasilitasi mereka. Kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuannya melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, Alsintan hingga jejaring pemasaran,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5/2022).

(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi juga menegaskan bahwa pertanian harus didukung generasi milenial sebagai tumpuan masa depan pertanian nasional. “Kementan mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” katanya.

Menurut Dedi, hingga 2024, Kementan menargetkan pengembangan 2,5 juta petani milenial. Sejak saat ini proses penumbuhan petani milenial itu terus dilakukan, kolaborasi dengan Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas petani milenial.

(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)

Salah satu komitmen pemerintah memfasilitasi tumbuhkembang petani milenial di Indonesia, dengan hadirnya program Program Youth Entrepreneurship Employment and Support Services (YESS) yang merupakan kerjasama antara Kementan dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Dalam upaya menfasilitasi petani muda di Provinsi Kalimantan Selatan, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalsel mengadakan Workshop Gender Equality and Social Inclusion (GESI) di Banjarmasin, belum lama ini.

Workshop dibuka oleh Project Manager PPIU Kalsel, dihadiri 75 fasilitator muda dari tiga kabupaten program YESS, 12 orang Mobilizer dan tiga orang dari District Implementation Team (DIT) dan turut hadir dari Dinas Sosial sebanyak tiga peserta.

(Baca juga:Duta Petani Milenial Jadi Magnet Generasi Milenial)

Project Manager Program YESS Kalsel, Angga Tri Aditya Permana menyampaikan bahwa program YESS menjadi solusi regenerasi petani. Tak hanya melibatkan kaum pria, Program YESS memberikan perhatian khusus pada kaum perempuan serta penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari National Program Management Unit (NPMU) Heira H selaku konsultan spesialis GESI, Badriah dari BBPPKS dan M Gigih Kurniawan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Kalsel (PPDI) guna menambah wawasan dan pengetahuan peserta workshop terhadap GESI bagi Program YESS terkait teknis dan metode Fasilitator Muda sebagai ujung tombak rekrutmen Calon Penerima Manfaat (CPM) terkait GESI di lapangan.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Omzet Petani Milenial...
Omzet Petani Milenial Rp5 Miliar per Tahun, Mentan Amran Janji Permudah Perizinan
Kementan Dorong Petani...
Kementan Dorong Petani Muda Aktif di Koperasi Desa Merah Putih 
Lewat YESS, Kementan...
Lewat YESS, Kementan Pastikan Peran Aktif Disabilitas dalam Pembangunan Pertanian
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Petani Milenial Kaltim...
Petani Milenial Kaltim Raup Cuan Rp24 Juta per Bulan, Mentan Amran Terharu
Kedaulatan Pangan, Kementan...
Kedaulatan Pangan, Kementan Kukuhkan 26 YAA dan Duta Brigade Pangan Inspiratif
Perkuat Ketahanan Pangan,...
Perkuat Ketahanan Pangan, Legislator Partai Perindo Nugra Ramadhan: Petani Milenial Bisa Jadi Pemacu Produksi
Keren! Isu Kesejahteraan...
Keren! Isu Kesejahteraan Petani Diangkat lewat Film Seribu Bayang Purnama
Petani Milenial
Petani Milenial
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved