PLN Sulselrabar Hadirkan 51 Unit ALMA, Biaya Operasional Kapal Lebih Hemat

Rabu, 25 Mei 2022 - 09:00 WIB
loading...
PLN Sulselrabar Hadirkan...
Biaya operasional kapal diklaim bisa lebih hemat, bahkan hingga 50 persen dengan pemakaian ALMA yang dihadirkan oleh PLN. Foto/Dok PLN
A A A
MAKASSAR - PT PLN (Persero) kembali menghadirkan inovasi dalam bidang Electrifying Marine melalui Anjungan Listrik Mandiri (ALMA). BUMN bidang kelistrikan itu menyediakan 51 unit ALMA dengan total daya 413.200 VA di wilayah kerjanya. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan listrik dan mendukung pertumbuhan sektor ekonomi serta pariwisata di bidang kemaritiman.

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, menyampaikan inovasi PLN dalam bidang Electrifying Marine ini merupakan wujud dari transformasi pilar Customer Focus dan Innovative, guna meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal.

Baca Juga: PLN UIW Sulselrabar Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa

“Kami optimis, dengan hadirnya ALMA di pelabuhan tentu dapat mendukung efisiensi biaya operasional kapal ikan maupun kapal pariwisata yang bersandar sehingga dapat berimplikasi pada peningkatan roda ekonomi masyarakat,” ujar Awaluddin.

Ia menambahkan hadirnya ALMA merupakan bentuk konkret dari program Electrifying Marine PLN . Melihat layanan listrik di sektor kapal laut, baik kapal ikan hingga pariwisata yang bersandar sangat di butuhkan.

“PLN dapat memenuhi layanan listrik temporer bagi kapal ikan maupun kapal pariwisata, sehingga para pemilik kapal yang sedang bersandar di pelabuhan tidak perlu lagi menghidupkan mesin untuk penerangan selama tidak berlayar,” ungkap dia.

Melalui program ini, PLN berkomitmen terus mendukung peningkatan ekonomi di sektor kemaritiman dan pariwisata. Sehingga ALMA diharapkan menjadi solusi bagi kapal yang sedang sandar dengan mengubah pola pemakaian berbasis mesin BBM menjadi berbasis listrik.

Sementara itu salah satu pelanggan yang telah menggunakan ALMA di Pantai Losari Kota Makassar, Aldrin, turut merasakan dampak positif terhadap penekanan biaya operasional kapal phinisinya.

Ia menjelaskan, saat kapal Phinisi bersandar biasanya memakan biaya sampai dengan Rp8 juta per bulannya untuk membeli BBM guna mengoperasikan peralatan listrik di kapalnya, kini dapat diminimalisir dengan hadirnya ALMA.

"Kapal yang digunakan untuk edukasi masyarakat ini tentu membutuhkan pasokan listrik dan kami merasa terbantu dengan hadirnya ALMA," tutur Aldrin.

Lain sisi, Ketua Yayasan Phinisi Pusaka Indonesia tersebut mengaku saat pandemi kapal lebih banyak bersandar, sehingga ia harus mencari cara guna menekan biaya operasional.

"Semenjak beralih dari BBM menggunakan listrik dari November 2021 lalu, kami hanya mengeluarkan biaya operasional Rp3,5 - 4 Juta per bulannya saat bersandar. Artinya kami menghemat biaya operasional sangat signifikan sampai dengan 50% per bulannya," tandasnya.

Baca Juga: PLN UIW Sulselrabar Siagakan 2.179 Personel saat Nataru

Dirinya berharap kedepannya PLN dapat menambah ALMA di pelabuhan lainnya agar dapat dinikmati oleh seluruh kapal yang bersandar.

"Kapal ini sudah berlayar hingga ke Indonesia Timur dan kami merasakan dampak positif dengan adanya ALMA, oleh karena itu semoga ke depannya PLN dapat menghadirkan ALMA di setiap pelabuhan," tutupnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Layanan Kelistrikan...
Layanan Kelistrikan Kini Lebih Praktis Lewat PLN Mobile
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Terungkap Penyebab Padam...
Terungkap Penyebab Padam Listrik Massal di Sumatera: Cuaca Buruk hingga Efek Banjir Bandang
PLN Pastikan Kelistrikan...
PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Utara 100% Pulih Pasca Banjir dan Longsor
Setahun Prabowo-Gibran,...
Setahun Prabowo-Gibran, 37 Proyek Strategis Ketenagalistrikan Beroperasi
PLN dan Nawakara Gelar...
PLN dan Nawakara Gelar Simulasi Hadapi Teror Bom dan Huru-Hara
BNPB Imbau Warga Waspadai...
BNPB Imbau Warga Waspadai Risiko Listrik di Tengah Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Pulihkan Sistem Kelistrikan...
Pulihkan Sistem Kelistrikan di Daerah Bencana, PLN Icon Plus Gunakan Internet Satelit
Profesi Bidang Kelistrikan...
Profesi Bidang Kelistrikan Menjanjikan, 15 Politeknik Raih Hibah dari Industri
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved