7 Negara Kaya Guyur Rp288,6 Triliun Buat Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia

Rabu, 25 Mei 2022 - 14:02 WIB
loading...
7 Negara Kaya Guyur...
Menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari kelompok 7 negara demokrasi kaya mengaku, telah memobilisasi dana sebesar USD19,8 miliar atau setara Rp288,6 triliun untuk Ukraina. Foto/Dok
A A A
KOENIGSWINTER - Menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari kelompok 7 negara demokrasi kaya mengaku, telah memobilisasi dana sebesar USD19,8 miliar atau setara Rp288,6 triliun (Kurs Rp14.579 per USD) untuk Ukraina . G7 juga berjanji untuk memberikan lebih banyak dukungan keuangan jika diperlukan.

Baca Juga: 4 Cara Bagaimana Perang Rusia Ukraina Bisa Menghancurkan Ekonomi Global

Para pemimpin keuangan dari Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Jerman, Prancis, Italia dan Inggris atau yang tergabung dalam G7 mengadakan pembicaraan di Jerman untuk membiayai Kyiv yang tengah berjuang menangkis invasi Rusia dan telah kehabisan uang tunai.

"Pada tahun 2022, kami telah memobilisasi 19,8 miliar dolar AS dukungan anggaran, termasuk 9,5 miliar dolar AS dari komitmen baru-baru ini untuk membantu Ukraina menutup kesenjangan pembiayaannya dan terus memastikan pengiriman layanan dasar kepada rakyat Ukraina," kata G7.

"Selain itu, kami menyambut baik pekerjaan yang sedang berlangsung di seluruh G7 dan lembaga keuangan internasional pada pembiayaan substansial lebih lanjut ke Ukraina, terutama termasuk proposal oleh Komisi Eropa untuk bantuan makro-keuangan tambahan hingga 9 miliar euro," kata pernyataan itu.

Baca Juga: Saat Benteng Rusia Runtuh, Ekonomi Global Menghadapi Tatanan Dunia Baru

Ditambahkan juga bahwa dukungan selanjutnya yang direncanakan bakal diberikan kepada perusahaan milik negara Ukraina dan sektor swasta melalui Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan dan International Finance Corporation berjumlah USD3,4 miliar.

"Kami akan terus mendukung Ukraina selama perang ini dan seterusnya dan siap untuk berbuat lebih banyak sesuai kebutuhan," kata G7.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Berita Terkini
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved