Menggali Harta Karun di Lumpur Lapindo, Ada Logam Tanah Jarang hingga CRM!

Kamis, 26 Mei 2022 - 22:55 WIB
loading...
A A A
Terkait dengan jumlah logam langka tersebut, peneliti sampai sekarang belum bisa mengetahui secara pasti, karena masih mengintegrasikan temuan dengan Puslitbang tekMIRA Kementerian ESDM.

Menjadi pertanyaan sekarang, apa sebetulnya logam tanah jarang?

Menurut keterangan yang disampaikan laman American Geosciences, logam tanah jarang atau rare earth (REE) mengandung lima belas lantanida ditambah skandium dan itrium.

REE merupakan unsur yang banyak dipakai untuk perangkat berteknologi tinggi. Diketahui, lebih dari 200 produk melibatkan REE seperti produk telepon seluler, hard drive komputer, kendaraan listrik atau hibrida dan monitor layar datar dan televisi menggunakan logam tanah jarang.

"Meskipun jumlah REE yang digunakan dalam suatu produk bukan jadi bagian yang signifikan berdasarkan berat, nilai, atau volume, tapi REE jadi bagian penting sebagai pengaktif aplikasi tersebut".

Tak berhenti di situ, REE atau logam tanah jarang juga diketahui diperlukan dalam menunjang produksi alutsista seperti satelit, rudal, atau laser. Manfaat lainnya adalah menjadi bahan baku pembuatan pembangkit listrik, penyimpanan listrik, pendukung tambang, hingga mendukung produk teknologi untuk mendeteksi kanker atau penyakit lainnya.

Baca Juga: Ini Sebab Rare Earth di Lumpur Lapindo Disebut Harta Karun Dunia, Harganya Wow!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Ketegangan Geopolitik...
Ketegangan Geopolitik Ubah Arus Ekspor Tanah Jarang China dari AS ke Eropa
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Harta Karun Tanah Jarang...
Harta Karun Tanah Jarang AS Dilirik Taiwan, Termasuk Proyek Trump?
Indonesia Masuk Fase...
Indonesia Masuk Fase Baru Industri Mineral Kritis lewat Kemitraan Rare Earth Internasional
Kelola Logam Tanah Jarang,...
Kelola Logam Tanah Jarang, Danantara Bentuk Perminas jadi BUMN Baru
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Logam Aneh dari Luar...
Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno
Rekomendasi
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved