Tips Memilih Aplikasi Akuntansi untuk UMKM

Jum'at, 27 Mei 2022 - 16:45 WIB
loading...
Tips Memilih Aplikasi...
Manfaat aplikasi akuntansi untuk UMKM. (Foto Dok Sindonews.com)
A A A
JAKARTA - Salah satu prioritas utama Anda sebagai pemilik usaha kecil adalah mengawasi uang yang Anda hasilkan dan bayarkan, itulah mengapa penting untuk memiliki software akuntansi untuk UMKM yang tepat.

Anda memerlukan program yang membantu Anda menyelesaikan tugas akuntansi harian – mencatat pembayaran, melacak pengeluaran, menagih pelanggan, dan merekonsiliasi transaksi – juga memberi Anda wawasan tentang kesehatan keuangan bisnis Anda yang memungkinkan Anda menghasilkan laporan yang membantu dalam menganalisis kinerja bisnis Anda dari berbagai sudut.

Manfaat Aplikasi Akuntansi untuk UMKM
Kehadiran teknologi keuangan berbasis software akuntansi akan membantu para pelaku UKM dalam menghemat keuangan dan waktu, serta lebih terbantu dalam merampingkan keuangan bisnisnya.

• Dengan menggunakan software akuntansi, pebisnis tidak memerlukan rumus untuk menghitung secara keseluruhan laba dan rugi, berapa biaya operasional bulanan yang dikeluarkan, berapa omzet yang didapatkan, dan lain sebagainya. Semua itu, hanya cukup diinput pada software saja dan tidak perlu dihitung secara manual.

• Mudahnya melakukan review setiap saat ketika membutuhkan data keuangan bisnis. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa setiap pelaku UKM wajib menggunakan Software akuntansi untuk merampingkan data keuangan bisnis. Dengan melakukan review setiap saat, maka akan sangat membantu dalam memantau kondisi keuangan bisnis.

• Penggunaan software akuntansi dapat mempercepat proses pembuatan laporan keuangan. Berbeda dengan sistem manual, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan laporan keuangan untuk periode satu bulan.

• Pembuatan laporan pajak juga dapat dikerjakan secara lebih mudah. Software Akuntansi akan memudahkan para pebisnis untuk menyusun laporan pajak tahunan. Pilihlah software akuntansi yang sudah terintegrasi dengan pajak, sehingga Anda tidak perlu lagi membuat laporan pajak menggunakan software akuntansi lainnya.

3 Pertanyaan untuk Ditanyakan Ketika Mengevaluasi Aplikasi akuntansi UMKM

Berapa Biaya Penggunaan Aplikasi akuntansi?
Biaya aplikasi akuntansi atau software akuntansi untuk UMKM bervariasi, tergantung pada fitur yang disertakan, jumlah pengguna yang didukung, dan faktor sejenis lainnya. Banyak perusahaan aplikasi akuntansi terbaik menawarkan software berbasis cloud sebagai layanan daripada harus membuat lisensi (atau keduanya), jadi mereka mengenakan biaya berlangganan bulanan.

Anda biasanya dapat memilih dari beberapa paket, dengan paket berbayar biasanya berkisar dari Rp150.000 hingga Rp700.000 per bulan. Jika Anda bersedia membayar dengan cara tahunan daripada bulanan, harga diskon sering kali tersedia.

Paket yang lebih mahal seringkali menyertakan fitur-fitur canggih seperti pelacakan pengeluaran dan penjualan, faktur berulang, pelacakan dan penagihan proyek, pengingat lewat jatuh tempo otomatis, fungsi tim, kemampuan pelaporan lanjutan, pelacakan inventaris, dan pemesanan pembelian.

Faktor Kegunaan Apa yang Harus Anda Cari dalam Aplikasi akuntansi?
Untuk menemukan aplikasi akuntansi atau software akuntansi terbaik untuk bisnis Anda, Anda perlu memutuskan bagaimana dan di mana Anda ingin menggunakannya dan apakah orang lain akan menggunakan sistem tersebut. Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

• Akses Multi Pengguna

Sebagian besar aplikasi akuntansi memungkinkan Anda mengundang pengguna lain ke sistem dan mengontrol data yang dapat mereka lihat dan tugas yang dapat mereka akses.

Misalnya, Anda mungkin ingin memberikan akses penuh kepada mitra bisnis dan akuntan Anda, sementara hanya mengizinkan karyawan Anda menggunakan sistem untuk melacak waktu dan faktur pelanggan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved