Asmo Sulsel Sebar Virus Budaya Aman Berkendara di SMA Al Akhyar
Jum'at, 27 Mei 2022 - 18:05 WIB
loading...
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) melalui tim safety riding melakukan edukasi aman berkendara bersama Honda di SMA Al Akhyar, Jalan Arung Teko, Kota Makassar, Jumat (27/5/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus gencar menyebar virus #Cari_Aman, edukasi terkait budaya aman berkendara bersama Honda bagi generasi milenial. Kali ini, melalui tim safety riding menyambangi SMA Al Akhyar, Jalan Arung Teko, Kota Makassar, Jumat (27/5/2022).
Selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara dan Ambon, Asmo Sulsel mengusung tema 'Kami Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman'. Melalui kegiatan tersebut, siswa-siswi SMA Islam Al Akhyar dibekali bagaimana berkendara dengan baik dan menjadi generasi taat berlalu lintas.
Baca Juga: Harpelnas 2021, Manajemen Asmo Sulsel Terjun Langsung Bagikan Sembako
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulsel, Abdul Kadir, mengungkapkan maraknya kecelakaan dan tingginya angka kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan berkendara, didominasi sepeda motor dan usia muda.
“Mengapa kita sangat perlu memperhatikan keselamatan berkendara ini karena tingginya angka kematian akibat kecelakaan berkendara, yang mana telah menyumbangkan sekitar 100 ribu korban dalam setahun dengan rentang usia 14-39 tahun. Selain itu, kematian akibat kecelakaan berkendara termasuk angka kematian tertinggi ketiga di Indonesia setelah penyakit jantung dan stroke,“ ungkapnya.
Selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara dan Ambon, Asmo Sulsel mengusung tema 'Kami Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman'. Melalui kegiatan tersebut, siswa-siswi SMA Islam Al Akhyar dibekali bagaimana berkendara dengan baik dan menjadi generasi taat berlalu lintas.
Baca Juga: Harpelnas 2021, Manajemen Asmo Sulsel Terjun Langsung Bagikan Sembako
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulsel, Abdul Kadir, mengungkapkan maraknya kecelakaan dan tingginya angka kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan berkendara, didominasi sepeda motor dan usia muda.
“Mengapa kita sangat perlu memperhatikan keselamatan berkendara ini karena tingginya angka kematian akibat kecelakaan berkendara, yang mana telah menyumbangkan sekitar 100 ribu korban dalam setahun dengan rentang usia 14-39 tahun. Selain itu, kematian akibat kecelakaan berkendara termasuk angka kematian tertinggi ketiga di Indonesia setelah penyakit jantung dan stroke,“ ungkapnya.
Lihat Juga :