Wishnutama: Destinasi Super Prioritas Tetap Jadi Proyek Strategis Nasional

Senin, 22 Juni 2020 - 22:44 WIB
loading...
Wishnutama: Destinasi...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menegaskan bahwa destinasi super prioritas tetap menjadi proyek strategis nasional untuk menggenjot pariwisata.

"Destinasi super prioritas tetap menjadi proyek strategis nasional," tegas Wishnutama di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (22/6/2020).

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, Wishnutama mengatakan Kementerian dan lembaga terus melanjutkan persiapan destinasi super prioritas. "Dan kita semua di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maupun Kementerian dan Lembaga terkait yang mendukung ke arah sana, tetap melanjutkan apa namanya persiapan destinasi super prioritas tersebut," katanya.

Sehingga, kata Wishnutama, ketika pandemi Covid-19 telah memasuki keadaan yang lebih baik dan sudah ditemukan vaksin, semua destinasi prioritas tersebut siap untuk dikunjungi. Baca: Kemenparekraf Dahulukan Wisata Alam Dibandingkan Wisata Kota

"Diharapkan pada saat keadaan jauh lebih baik, bahkan setelah nanti diharapkan apa namanya vaksin sudah ditemukan semua destinasi sudah siap untuk dikunjungi. Jadi kami tetap mempersiapkan itu sesuai dengan rencana yang pemerintah persiapkan sejak awal sebelum Covid-19," tegas Wishnutama.

Selain itu, Wishnutama juga menyampaikan bagi pengelola tempat wisata harus melaksanakan protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan untuk aman dari Covid-19. Panduan secara umum misalnya seperti jaga jarak, cuci tangan dan lain sebagainya yang yang akan diterapkan juga di wisata alam.

"Jadi banyak yang sifatnya standar protokol- protokol yang sifatnya standar pasti diterapkan di tempat wisata alam. Tapi memang karena kebanyakan ini adalah tempat terbuka, relatif resikonya lebih rendah dibandingkan tempat-tempat kunjungan-kunjungan yang lain," tambahnya.

Wishnutama mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan protokol tambahan untuk para pengelola tempat wisata dan para wisatawan. "Dan memang, selain tadi selain berbagai macam protokol, juga ada nanti ada protokol tambahan dan semacam handbook dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bisa didownload para pelaku atau para wisatawan untuk dapat melihat panduannya seperti apa lebih detail lagi".
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Rekomendasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Jadi Prioritas Utama...
Jadi Prioritas Utama CPNS 2024, Berikut Keunggulan Fresh Graduate
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved