Catatkan Kinerja Optimal, PKT Beri Reward 13 Kios di Jatim, Gorontalo, dan Sulsel

Senin, 30 Mei 2022 - 14:10 WIB
loading...
Catatkan Kinerja Optimal,...
PKT beri apresiasi kepada 13 kios pengecer yang bekerja optimal. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur ( PKT ) kembali memberikan apresiasi kepada kios pengecer yang tergabung dalam program Joint Business Plan (JBP) Retail Management yang bekerja optimal. 13 kios yang mendapatkan apresiasi itu berada di tiga wilayah distribusi PKT. Di antaranya 2 kios di Jawa Timur, 9 kios di Gorontalo dan 2 di Sulawesi Selatan. Penghargaan diserahkan VP Marketing Business Partner Korporasi PKT Jefri Limeisa Putra, Kamis pekan lalu (26/5/2022).

Baca juga: Petrokimia Jamin Ketersediaan Pupuk Nonsubsidi untuk Petani Tebu di Sidoarjo

Diungkapkan Jefri Limeisa, reward diberikan bagi kios yang berhasil melakukan penebusan pupuk non-subsidi untuk kuantum tertentu selama periode 2021. Para penerima mendapat reward beragam, seperti smart TV untuk realisasi penebusan hingga 50 ton pupuk non-subsidi, dan logam mulia 5 gram untuk realisasi penebusan hingga 75 ton pupuk non-subsidi.

Menurut Jefri, JBP merupakan program kemitraan penjualan antara PKT dengan distributor dan kios untuk pupuk non-subsidi yang mulai berjalan sejak 2021. Sejumlah kios maupun distributor yang dinilai berprestasi serta mampu mencapai target penjualan dalam satu tahun terakhir, patut diberikan reward sebagai motivasi agar lebih meningkatkan capaian target di masing-masing wilayah.

"Reward ini sebagai bentuk apresiasi perusahaan bagi para distributor dan kios atas kinerja penjualan produk PKT dalam satu tahun terakhir, sehingga ke depan lebih termotivasi serta mampu meningkatkan kinerja agar lebih optimal," ungkap Jefri dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/5/2022).

Program JBP sengaja diinisiasi PKT dengan tujuan jangka panjang, salah satunya mengurangi ketergantungan petani akan pupuk subsidi. Melalui kemitraan pada program ini, distributor dan kios pengecer turut dibekali berbagai informasi terkait keunggulan pupuk non-subsidi PKT, sehingga dapat mengambil peran dalam mengedukasi petani untuk mendapatkan hasil jauh lebih tinggi.

"Seiring terbukanya pengetahuan petani akan keunggulan pupuk non-subsidi, maka ketergantungan terhadap pupuk bersubsidi pun bisa terus ditekan. Apalagi jika dihitung secara akumulasi, pupuk non-subsidi jauh lebih hemat dengan produktivitas hasil yang jauh lebih tinggi," tambah Jefri.

Adnan, salah satu penerima reward dari kios BUMDes Usaha Sejahtera Desa Dimong, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan PKT atas kinerja penjualan produk non-subsidi dalam satu tahun terakhir melalui kemitraan JBP. Meski awalnya penjualan kurang baik karena keterbatasan pengetahuan petani akan pupuk non-subsidi, namun dengan edukasi dan pemahaman yang diberikan kini para petani Desa Dimong pun mulai beralih dan membuktikan kualitas produk non subsidi PKT.

Apalagi PKT memiliki produk unggulan Urea Daun Buah berbentuk prill dan granul, serta NPK Pelangi dengan berbagai formula untuk tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan, turut didukung beragam produk hayati berkualitas seperti Ecofert, Biodex, BioLK, dan Biosalin.

"Dengan keunggulan itu, petani mulai mengenal dan merasakan dampak positif menggunakan produk PKT dengan hasil yang jauh lebih baik. Peningkatan produktivitas tanaman hingga kesuburan tanah langsung dibuktikan petani setelah menggunakan produk PKT," papar Adnan.

Mewakili distributor, Didik Triari Anoegroho dari UD Anugerah Tani Makmur turut menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan PKT bagi kios binaannya. Hal ini dinilai Didik menjadi salah satu motivasi bagi kios pengecer untuk terus meningkatkan performa penjualan produk non-subsidi, sehingga ketergantungan petani terhadap pupuk bersubsidi bisa terus dikurangi seiring pengetahuan yang didapatkan dari edukasi yang diberikan melalui kios maupun dustributor.

Baca juga: Perubahan Rute KRL, Penumpang di Stasiun Manggarai Bingung Menuju Tempat Kerja

Dirinya berharap program JBP terus berjalan berkesinambungan, sehingga distributor dan kios dapat terus meningkatkan peran dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dari sektor non subsidi. "Terima kasih kepada PKT atas kemitraan JBP ini, semoga program ini terus berjalan berkesinambungan. Terlebih kualitas produk yang sangat baik sudah dibuktikan dan disambut baik para petani," ucap Didik.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
FertInnovation Challenge...
FertInnovation Challenge 2025 Memacu Ribuan Inovator Perkuat Kemandirian Pangan
SNI Perkuat Daya Saing...
SNI Perkuat Daya Saing Industri Pupuk Nasional
Bangun Pabrik NPK Nitrat...
Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama, Pupuk Indonesia Hemat Devisa hingga Rp1 Triliun
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun 7 Pabrik Pupuk Baru hingga 2029, Telan Anggaran Rp57 Triliun
Terbitkan Perpres 113/2025,...
Terbitkan Perpres 113/2025, Pemerintah Dorong Transformasi Subsidi dan Efisiensi Industri Pupuk
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
Rekomendasi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved