Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp3,4 T di 2021

Selasa, 23 Juni 2020 - 11:04 WIB
loading...
Kemenperin Minta Tambahan...
Kemenperin mengusulkan tambahan anggaran tahun depan. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran Rp3,4 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 mendatang. Adapun tambahan anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai sejumlah program prioritas di sektor industri.

"Awalnya ada sembilan program tapi kemudian dibuat menjadi empat program agar lebih fokus. Jadi kiranya saya mohon usulan anggaran di 2021 bisa disetujui," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

(BACA JUGA: DPR Minta APBN 2021 Didesain Percepat Pemulihan Ekonomi-Sosial)

Menurut dia keempat program tersebut menyasar empat sektor, di antaranya program perlindungan dan pengawasan industri dalam negeri, pertumbuhan industri subtitusi impor, penyiapan sumber daya manusia dan pengembangan infrastruktur digital. Rinciannya, program perlindungan dan pengawasan industri dalam negeri Rp1,5 triliun, pertumbuhan industri subtitusi impor Rp500 miliar, penyiapan sumber daya manusia sebesar Rp1 triliun dan pengembangan infrastruktur digital sektor industri sebesar Rp410 miliar.

"Program kerja tersebut merupakan hasil restrukturisasi supaya lebih fokus dalam menggairah sektor indutri akibat terdampak pandemi Covid-19," kata dia.

Terkait program perlindungan dan pengawasan industri dalam negeri, imbuhnya menjadi fokus utama untuk meningkatkan produk lokal yang berdaya saing. Begitupun dengan program subtitusi impor agar tidak terus tergantung dengan impor. "Jadi kita ingin terus meningkatkan kualitas produk kita agar mampu bersaing dengan barang-barang impor," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Kemenperin Kukuhkan...
Kemenperin Kukuhkan Pengurus Aspadin, Industri AMDK Dongkrak Ekonomi Nasional
Susu Tak Kunjung Masuk...
Susu Tak Kunjung Masuk Menu MBG, Kemenperin Ungkap Tantangan Teknisnya
Pilih Mobil Listrik...
Pilih Mobil Listrik atau Hybrid, Mana Insentif yang Lebih Besar?
Berhasil Raih 2 Penghargaan,...
Berhasil Raih 2 Penghargaan, Seluruh Produk Dexa Group Bersertifikat Halal
4 Bulan Lesu, Sektor...
4 Bulan Lesu, Sektor Manufaktur Indonesia Mencoba Pulih
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Industri Modifikasi...
Industri Modifikasi Raih Legitimasi Negara, Kemenperin Dukung IMX 2025 sebagai Standar Kualitas Nasional
Wamenperin dan Menteri...
Wamenperin dan Menteri Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Industri Strategis
Rekomendasi
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved