Ngenes! Ternyata Indonesia Selalu Impor Dua Harta Karun yang Sangat Dibutuhkan

Kamis, 02 Juni 2022 - 16:12 WIB
loading...
A A A
Rock phosphate (batuan fosfat alam) adalah sumber hara phospat yang berasal dari mineral. Rock phosphate ditambang secara alami dan banyak terdapat di berbagai negara. Indonesia juga memiliki RP namun kualitasnya sangat bervariasi dan kurang menguntungkan untuk ditambang sehingga harus diimpor.

Mengutip Puslitbang ESDM, Indonesia sebenarnya memiliki sumber-sumber fosfat dari alam seperti rock phosphate, fosfat alam, dan fosfat guano. Namun kandungan P2O5 pada bahan-bahan tersebut relatif kecil (< 20%). Dengan kadar P2O5 hanya 16 – 20 %, sumber fosfat alam yang ada di Indonesia tidak memenuhi syarat untuk diproses sebagai bahan baku pupuk NPK dengan formula yang diinginkan.

Sementara, untuk kalium klorida (KCL) memang ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia. Tapi belum ada penambangan khusus untuk logam lunak itu. Mau tak, seperti fosfat, kalium klorida untuk pupuk juga harus diimpor.

Baca juga: Jokowi-PDIP Diisukan Memanas, Pratikno: Sangat Baik-baik Saja

Kedua harta karun yang harus diimpor itu memiliki harga yang relatif tinggi. Fosfat misalnya, menurut data harga komoditas Bank Dunia (The Pink Sheet), harga phosphate rock pada Februari 2022 mencapai USD172,5 atau sekitar Rp2,5 juta per ton. Sementara harga KCL mencapai USD202 per ton (per May 2021).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Rekomendasi
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Berita Terkini
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Infografis
Dua Bahaya dari Metaverse...
Dua Bahaya dari Metaverse yang Sangat Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved