Sri Mulyani Tekankan Efisiensi untuk Anggaran Tahun 2021

Selasa, 23 Juni 2020 - 13:46 WIB
loading...
Sri Mulyani Tekankan...
Menkeu Sri Mulyani menekankan efisiensi dalam penyusunan anggaran untuk tahun 2021. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerapkan efisiensi anggaran di tahun 2021. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa redesain sistem penganggaran ini akan mengadopsi konsep money follow program, sehingga nantinya ada kejelasan dari sisi penganggarannya.

"Di sini tantangan reformasi dan kebutuhan perbaiki kualitas anggaran memunculkan inisitatif untuk redesigning sistem penganggarannya yang sebetulnya sudah dimulai 2020," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dia melanjutkan, ada sejumlah aspek yang ingin dicapai oleh pemerintah dari proses redesain anggaran. Dua di antaranya adalah memperkuat penerapan anggaran berbasis kinerja serta konvergensi program dan kegiatan kementerian/lembaga (K/L).

"Informasi kinerja perlu dipahami publik sehingga akuntabilitas baik. Bagimana mendorong K/L untuk value for money dari perencanaan hingga penganggaran," katanya.

(Baca Juga: Gara-Gara Pandemi, Penyusunan APBN Dikebut Lebih Cepat)

Dia mengatakan, konsep yang diterapkan dalam penyusunan anggaran 2021 ini diperlukan dalam pembangunan infrastruktur yang nantinya akan dihibahkan ke pemerintah daerah. Sebab, kata dia, di beberapa kasus daerah menolak infrastruktur yang telah dibangun pusat lantaran dinilai tidak sesuai kebutuhan.

"Pemda-nya tidak mau menerima karena merasa bahwa kalau menerima barang ini berarti harus memelihara, dan ini bukan barang yang saya minta dari awalnya. Jadi ini muncul sering kementerian membangun suatu infrastruktur, saat sudah jadi mau diserahkan kepada pemda, mereka bilang saya enggak butuh infrastruktur itu, itu kan program pusat," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Anggaran MBG Rp249 Triliun...
Anggaran MBG Rp249 Triliun Sudah Cair, Perputaran Dana di Jabar Capai Rp6 Triliun per Bulan
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Berita Terkini
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved