PKPU Diperpanjang, Dirut WSBP: Verifikasi Tagihan Sudah 90 Persen
Kamis, 02 Juni 2022 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Manajemen dan para kreditur tengah mencari kesepakatan solusi restrukturisasi terbaik dengan penekanan pada going concern bisnis WSBP. Skema perdamaian yang disampaikan oleh WSBP disusun dengan mengedepankan prinsip perlakuan yang adil, serta berdasarkan aspirasi yang dikumpulkan dari hasil pertemuan dengan para kreditur sejak masa awal PKPU.
“Sebagian bank, vendor, maupun mitra strategis telah memberikan respons positif atas skema perdamaian yang kami tawarkan,” kata Poerbayu.
Saat ini WSBP masih dalam proses mencapai perdamaian yang ditargetkan dapat diraih pada 22 Juni mendatang. Manajemen berharap para kreditur dapat memberikan persetujuan pada proses voting sehingga restrukturisasi melalui tahapan PKPU akan tercapai.
Nantinya setelah tercapai homologasi, WSBP optimistis seluruh aktivitas pemasaran dan produksi kembali berjalan dengan kapasitas optimal, adanya kejelasan pembayaran utang dari WSBP kepada seluruh kreditur, akselerasi proses pemulihan kondisi fundamental keuangan WSBP dan dapat berakhirnya suspensi saham WSBP di pasar modal,
“Ini akan menjadi awal dimulainya babak baru pemulihan kinerja WSBP,” ujarnya.
Menutup masa triwulan I-2022, WSBP mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp290,42 miliar atau meningkat sebesar 44,52% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pendapatan usaha tersebut berasal dari berbagai segmen usaha yang dijalankan oleh perusahaan, yakni precast, readymix, quarry, dan jasa konstruksi.
“Sebagian bank, vendor, maupun mitra strategis telah memberikan respons positif atas skema perdamaian yang kami tawarkan,” kata Poerbayu.
Saat ini WSBP masih dalam proses mencapai perdamaian yang ditargetkan dapat diraih pada 22 Juni mendatang. Manajemen berharap para kreditur dapat memberikan persetujuan pada proses voting sehingga restrukturisasi melalui tahapan PKPU akan tercapai.
Nantinya setelah tercapai homologasi, WSBP optimistis seluruh aktivitas pemasaran dan produksi kembali berjalan dengan kapasitas optimal, adanya kejelasan pembayaran utang dari WSBP kepada seluruh kreditur, akselerasi proses pemulihan kondisi fundamental keuangan WSBP dan dapat berakhirnya suspensi saham WSBP di pasar modal,
“Ini akan menjadi awal dimulainya babak baru pemulihan kinerja WSBP,” ujarnya.
Menutup masa triwulan I-2022, WSBP mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp290,42 miliar atau meningkat sebesar 44,52% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pendapatan usaha tersebut berasal dari berbagai segmen usaha yang dijalankan oleh perusahaan, yakni precast, readymix, quarry, dan jasa konstruksi.
Lihat Juga :