Percepat Pemulihan Ekonomi, Kemenhub Ajukan Anggaran Rp41,3 T di 2021

Selasa, 23 Juni 2020 - 13:56 WIB
loading...
Percepat Pemulihan Ekonomi,...
Penumpang duduk di dalam bus milik Pemprov DKI Jakarta. Transportasi perkotaan menjadi salah satu program prioritas Kemenhub di 2021. Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kemenhub Tahun Anggaran 2021 kepada Komisi V DPR. Berdasarkan pagu indikatif 2021, Kemenhub mendapatkan anggaran sebesar Rp41,3 triliun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Karya mengatakan, tema rancangan RKP 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang mendorong adaptasi kebiasaan baru menuju pemulihang ekonomi nasional sehingga masyarakat dan perekonomian dapat berjalan secara produktif namun tetap aman dari Covid-19.

"Berkaitan dengan anggaran 2021, Kemenhub sesuai dengan tema RKP 2021 maka kami memastikan agar program yang direncanakan mendukung program recovery ekonomi tetap mengacu pada RPJMN 2020-2024 dan sesuai dengan Renstra Kemenhub 2020-2024," ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (23/6/2020). (baca juga : Menkeu Rogoh Rp607,7 T untuk Pemulihan Ekonomi, Ini Realisasinya )

Berdasarkan surat bersama pagu indifikatif yang telah diterbitkan Kementerian Keuangan pada Mei 2020, Budi menyebut Kemenhub mendapat pagu indikatif 2021 sebesar Rp41,3 triliun dengan rincian belanja pegawai Rp3,9 triliun, belanja barang operasional Rp2,8 triliun, belanja barang non operasional Rp34,5 triliun termasuk anggaran pendidikan Rp2,9 triliun.

"Rincian berdasarkan pendanaan, yaitu Rupiah murni sebanyak Rp30,2 triliun, PNBP sebanyak Rp3,3 triliun, YLU sebanyak Rp1,6 triliun, PLN sebanyak Rp806 triliun, SBSN sebanyak Rp5,3 triliun," kata dia.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menambahkan, dalam rancangan RKP 2021, pihaknya diamanatkan untuk mewujudkan proyek prioritas nasional strategis infrastruktur dan ekonomi yaitu, jaringan pelabuhan utama terpadu, beberapa diantaranya Pelabuhan Patimban dan sebagainya.

Kemudian, Kereta Api Makassar-Pare Pare, jembatan udara ada di 37 rute dan ada dibeberapa pulau terutama di Papua, Sulawesi dan Kalimantan.

"Infrastruktur transportasi perkotaan yaitu mewujudkan sistem angkutan massal di enam wilayah transportasi, tadi rute udara ada di Sumatera juga," ucap Budi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Rekomendasi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved