Membongkar Fakta-fakta Siapa Saja Penadah Minyak Rusia dan Mantan Pembelinya
Kamis, 02 Juni 2022 - 19:54 WIB
loading...
A
A
A
8. Mol
Perusahaan minyak Hungaria itu mengatakan, butuh waktu setidaknya 2-4 tahun untuk sepenuhnya mengalihkan dua kilangnya di Slovakia dan Hongaria ke pemrosesan minyak mentah alternatif, yang saat ini menyumbang sekitar 35% dari total asupan.
9. Nayara Energy
Penyuling swasta India, yang sebagian dimiliki oleh Rosneft, telah membeli minyak Rusia setelah jeda satu tahun. Mereka membeli sekitar 1,8 juta barel Ural dari Trafigura.
10. Neftochim Burgas
Sebuah kilang Bulgaria yang dimiliki oleh Lukoil Rusia, terus memurnikan minyak mentah Rusia, yang menyumbang sekitar 50% dari asupannya, menurut pejabat pemerintah.
12. PCK Schwedt
Kilang PCK Schwedt Jerman, dengan kepemilian 54% dimiliki oleh Rosneft, terus membeli minyak mentah Rusia yang diumpankan melalui pipa Druzhba. Pejabat pemerintah Jerman mengatakan mereka ingin mengganti minyak mentah Rusia dengan impor alternatif melalui pelabuhan Rostock Jerman atau melalui pelabuhan negara tetangga Polandia untuk menjaga kilang tetap berjalan.
13. Pertamina
Perusahaan energi negara Indonesia, PT Pertamina sedang mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah dari Rusia karena mencari minyak untuk kilang yang baru dirubah.
14. Sinopec
Sinopec yang dikelola pemerintah China, merupakan penyuling terbesar di Asia terus membeli minyak mentah Rusia di bawah kontrak jangka panjang yang ditandatangani sebelumnya.
Mantan Pembeli
- BP
Perusahaan raksasa migas asal Inggris telah keluar dari Rusia dan mengatakan tidak akan lagi membuat kesepakatan baru dengan entitas Rusia dalam hal memuat di pelabuhan Rusia kecuali "penting untuk memastikan keamanan pasokan".
- Eneos
Penyulingan terbesar Jepang telah berhenti membeli minyak mentah dari Rusia, dan berencana untuk mendapatkan pasokan alternatif dari Timur Tengah.
- ENI
Kelompok energi dengan kepemilikan 30,3% oleh pemerintah Italia, telah menangguhkan pembelian minyak dari Rusia. Termasuk untuk kilang Bayernoil Jerman, di mana ia memiliki saham minoritas.
- Equinor
Perusahaan energi yang mayoritas dimiliki negara Norwegia telah berhenti memperdagangkan minyak Rusia, baik masuk dan keluar dari Rusia. Dalam laporan pendapatan kuartal pertama tahun ini, pihak perusahaan mencatat penurunan nilai hingga USD1,08 miliar.
- Galp
Perusahaan minyak dan gas Portugis telah menangguhkan semua pembelian baru produk minyak bumi dari Rusia atau dari perusahaan Rusia.
- Glencore
Perusahaan minyak Hungaria itu mengatakan, butuh waktu setidaknya 2-4 tahun untuk sepenuhnya mengalihkan dua kilangnya di Slovakia dan Hongaria ke pemrosesan minyak mentah alternatif, yang saat ini menyumbang sekitar 35% dari total asupan.
9. Nayara Energy
Penyuling swasta India, yang sebagian dimiliki oleh Rosneft, telah membeli minyak Rusia setelah jeda satu tahun. Mereka membeli sekitar 1,8 juta barel Ural dari Trafigura.
10. Neftochim Burgas
Sebuah kilang Bulgaria yang dimiliki oleh Lukoil Rusia, terus memurnikan minyak mentah Rusia, yang menyumbang sekitar 50% dari asupannya, menurut pejabat pemerintah.
12. PCK Schwedt
Kilang PCK Schwedt Jerman, dengan kepemilian 54% dimiliki oleh Rosneft, terus membeli minyak mentah Rusia yang diumpankan melalui pipa Druzhba. Pejabat pemerintah Jerman mengatakan mereka ingin mengganti minyak mentah Rusia dengan impor alternatif melalui pelabuhan Rostock Jerman atau melalui pelabuhan negara tetangga Polandia untuk menjaga kilang tetap berjalan.
13. Pertamina
Perusahaan energi negara Indonesia, PT Pertamina sedang mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah dari Rusia karena mencari minyak untuk kilang yang baru dirubah.
14. Sinopec
Sinopec yang dikelola pemerintah China, merupakan penyuling terbesar di Asia terus membeli minyak mentah Rusia di bawah kontrak jangka panjang yang ditandatangani sebelumnya.
Mantan Pembeli
- BP
Perusahaan raksasa migas asal Inggris telah keluar dari Rusia dan mengatakan tidak akan lagi membuat kesepakatan baru dengan entitas Rusia dalam hal memuat di pelabuhan Rusia kecuali "penting untuk memastikan keamanan pasokan".
- Eneos
Penyulingan terbesar Jepang telah berhenti membeli minyak mentah dari Rusia, dan berencana untuk mendapatkan pasokan alternatif dari Timur Tengah.
- ENI
Kelompok energi dengan kepemilikan 30,3% oleh pemerintah Italia, telah menangguhkan pembelian minyak dari Rusia. Termasuk untuk kilang Bayernoil Jerman, di mana ia memiliki saham minoritas.
- Equinor
Perusahaan energi yang mayoritas dimiliki negara Norwegia telah berhenti memperdagangkan minyak Rusia, baik masuk dan keluar dari Rusia. Dalam laporan pendapatan kuartal pertama tahun ini, pihak perusahaan mencatat penurunan nilai hingga USD1,08 miliar.
- Galp
Perusahaan minyak dan gas Portugis telah menangguhkan semua pembelian baru produk minyak bumi dari Rusia atau dari perusahaan Rusia.
- Glencore
Lihat Juga :