Sri Mulyani Akan Ubah Mekanisme Subsidi Listrik dan Elpiji

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:12 WIB
loading...
Sri Mulyani Akan Ubah...
Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengintegrasikan subsidi dengan bansos. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus melakukan reformasi sistem anggaran di kementerian dan lembaga. Pihaknya akan mengubah mekanisme penyaluran subsidi energi baik listrik maupun gas elpiji 3 kilogram (kg) dari subsidi barang diubah langsung ke orang yang terintegrasi dengan bantuan sosial.

"Program perlindungan sosial dan juga pemberian subsidi listrik maupun elpiji ini akan kita reform karena menyangkut belanja dan sering besar di ongkos birokrasi. Sebab itu perlu disinkronkan supaya tidak terfragmentasi dan akuntabel," ujar dia, di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

(BACA JUGA: Sri Mulyani Tekankan Efisiensi untuk Anggaran Tahun 2021)

Menurut dia ada berbagai macam bantuan sosial yang masih terpisah dengan perlindungan sosial seperti misalnya, program keluarga harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar (PIP) serta bantuan akses kesehatan berupa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Penerima Bantuan Iuran(PBI). Sebab itu, skema program perlindungan sosial berupa subsidi dan bantuan sosial akan dikaji agar terintegrasi tidak terpisah-pisah.

"Apalagi situasi Covid-19 ini kita perlu lakukan identifikasi untuk mendapatkan data yang lebih akurat siapa yang perlu mendapatkan bantuan dan perlindungan sosial. Disamping itu lebih efisien sehingga membantu pemulihan ekonomi," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
DME Pengganti Elpiji,...
DME Pengganti Elpiji, Jalan Keluar Impor Energi atau Beban Baru APBN?
Bahlil: Indonesia Bisa...
Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Program Desa Energi...
Program Desa Energi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lampung dan NTT
Rekomendasi
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Berita Terkini
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved