Hary Tanoesoedibjo Ungkap Potensi Pertumbuhan Global Mediacom di 2022
Jum'at, 03 Juni 2022 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Adapun iklan dari konten menyumbang pendapatan sebesar Rp9,62 triliun, sedangkan TV berbayar dan broadband senilai Rp3,74 triliun. Hary menyebut potensi pertumbuhan perseroan berasal dari tiga hal yakni super-apps RCTI+, konten gim digital, hingga layanan video on demand, Vision+.
Peluang pertumbuhan dari basis gim digital, terang Hary, begitu menjanjikan. Pasalnya, beban biaya yang ditimbulkan tidak terlalu mahal dibandingkan prospek bisnis lainnya.
"Bisnis game itu biayanya tidak terlalu mahal. Kalau seperti e-commerce itu besar sekali pengeluarannya, kalau game jauh lebih kecil," ungkap Hary.
Hary menggarisbawahi, bahwa perseroan saat ini sedang membuka peluang kerja sama dengan mitra baik di tingkat domestik maupun mancanegara, terutama untuk menggarap Vision+, sebagai layanan on-demand. "Karena kalau mau berkembang sampai ke luar negeri, kita musti bekerja sama dengan pihak lain di sana," tandasnya.
Baca Juga: Hangat, Diskusi Dua Sahabat Hary Tanoe – Trump
Peluang pertumbuhan dari basis gim digital, terang Hary, begitu menjanjikan. Pasalnya, beban biaya yang ditimbulkan tidak terlalu mahal dibandingkan prospek bisnis lainnya.
"Bisnis game itu biayanya tidak terlalu mahal. Kalau seperti e-commerce itu besar sekali pengeluarannya, kalau game jauh lebih kecil," ungkap Hary.
Hary menggarisbawahi, bahwa perseroan saat ini sedang membuka peluang kerja sama dengan mitra baik di tingkat domestik maupun mancanegara, terutama untuk menggarap Vision+, sebagai layanan on-demand. "Karena kalau mau berkembang sampai ke luar negeri, kita musti bekerja sama dengan pihak lain di sana," tandasnya.
Baca Juga: Hangat, Diskusi Dua Sahabat Hary Tanoe – Trump
Lihat Juga :