SBR011 Laris Manis, Investasi Aman karena 100% Dijamin Negara
Jum'at, 03 Juni 2022 - 18:52 WIB
loading...
Dalam dua hari pertama sejak diterbitkan, yakni di tanggal 27 Mei 2022, penjualan SBR011 langsung menyentuh angka lebih dari Rp1,5 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR011 yang dirilis pemerintah dengan masa penawaran tanggal 25 Mei-16 Juni 2022 laris manis dibeli oleh masyarakat. Dalam dua hari pertama sejak diterbitkan, yakni di tanggal 27 Mei 2022, penjualan SBR011 langsung menyentuh angka lebih dari Rp1,5 triliun.
Raihan itu 30% lebih tinggi dari target awal yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp5 triliun. SBR011 ditawarkan dengan kupon 5,50% per tahun dengan imbal hasil floating with floor serta jatuh tempo dua tahun.
Baca Juga: Beli Surat Berharga Negara Kini Bisa lewat Aplikasi, Caranya Gampang
Menurut PR & Corporate Communication Lead Bibit.id, William, SBR011 dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan dananya dan memiliki passive income. Dengan imbal hasil floating with floor, artinya besaran imbal hasil SBR011 akan disesuaikan dengan tingkat suku bunga.
Jika suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) naik, imbal hasil SBR011 juga akan naik. Tapi tak perlu khawatir, jika suku bunga acuan BI turun, batas minimal imbal hasilnya 5,50% per tahun, tidak kurang dari itu. Dengan naiknya suku bunga The Fed Amerika Serikat dan inflasi yang tinggi, Bank Indonesia sedang bersiap menaikkan suku bunga acuannya.
Raihan itu 30% lebih tinggi dari target awal yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp5 triliun. SBR011 ditawarkan dengan kupon 5,50% per tahun dengan imbal hasil floating with floor serta jatuh tempo dua tahun.
Baca Juga: Beli Surat Berharga Negara Kini Bisa lewat Aplikasi, Caranya Gampang
Menurut PR & Corporate Communication Lead Bibit.id, William, SBR011 dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan dananya dan memiliki passive income. Dengan imbal hasil floating with floor, artinya besaran imbal hasil SBR011 akan disesuaikan dengan tingkat suku bunga.
Jika suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) naik, imbal hasil SBR011 juga akan naik. Tapi tak perlu khawatir, jika suku bunga acuan BI turun, batas minimal imbal hasilnya 5,50% per tahun, tidak kurang dari itu. Dengan naiknya suku bunga The Fed Amerika Serikat dan inflasi yang tinggi, Bank Indonesia sedang bersiap menaikkan suku bunga acuannya.
Lihat Juga :