BBM Satu Harga dan OVOO LPG Wujud Nyata Energi Berkeadilan
Sabtu, 04 Juni 2022 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Beli BBM Pertalite Mau Diatur Pakai MyPertamina, Mekanismenya Bagaimana?
Tak jarang pendistribusian mengalami kendala di jalan seperti cuaca dan medan yang sulit untuk ditembus, namun itu sudah menjadi bagian dari tugas Pertamina.
"Hal ini yang jarang diketahui oleh publik bahwa selain mendistribusikan di wilayah yang mudah, jika dibandingkan dengan lembaga penyalur swasta lainnya, hanya Pertamina yang diberikan penugasan untuk menyalurkan energi ke wilayah yang orang berfikir dua kali untuk ke sana dan dilakukan dengan biaya yang ditanggung perusahaan," ujar Agus.
Di Sulawesi, 32 titik BBM satu harga tersebar meliputi Sulawesi Utara 8 titik, Gorontalo 3 titik, Sulawesi Tengah 13 titik, Sulawesi Selatan 4 titik dan Sulawesi Tenggara 4 titik. Sedangkan untuk OVOO hanya tersisa 13 desa di Sulawesi yang belum terjamah pangkalan LPG.
Jumlah lembaga penyalur BBM satu harga dan outlet LPG yang terus meningkat merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.
“Kami akan terus memastikan distribusi dan ketersediaan pasokan bahan bakar ke SPBU BBM satu harga dan LPG berjalan dengan lancar, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses energi dengan harga yang terjangkau, serta turut mendorong perekonomian di daerah 3T,” urai Agus.
Baca juga: Mau Mesin Kendaraan Awet, Pahami Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral
BBM satu harga telah menjangkau hingga ke pulau paling ujung Sulawesi, yaitu Pulau Miangas di Sulawesi Utara. BBM di pulau ini disuplai dari terminal BBM Bitung menggunakan kapal tengker dengan jarak tempuh kurang lebih 8 hari untuk cuaca normal dan 13 hari saat cuaca buruk. BBM satu harga di Pulau ini mulai beroperasi Juli 2018 dengan konsumsi BBM per bulan sebanyak 2 kilo liter untuk premium serta 4 kilo liter untuk biosolar.
Tak jarang pendistribusian mengalami kendala di jalan seperti cuaca dan medan yang sulit untuk ditembus, namun itu sudah menjadi bagian dari tugas Pertamina.
"Hal ini yang jarang diketahui oleh publik bahwa selain mendistribusikan di wilayah yang mudah, jika dibandingkan dengan lembaga penyalur swasta lainnya, hanya Pertamina yang diberikan penugasan untuk menyalurkan energi ke wilayah yang orang berfikir dua kali untuk ke sana dan dilakukan dengan biaya yang ditanggung perusahaan," ujar Agus.
Di Sulawesi, 32 titik BBM satu harga tersebar meliputi Sulawesi Utara 8 titik, Gorontalo 3 titik, Sulawesi Tengah 13 titik, Sulawesi Selatan 4 titik dan Sulawesi Tenggara 4 titik. Sedangkan untuk OVOO hanya tersisa 13 desa di Sulawesi yang belum terjamah pangkalan LPG.
Jumlah lembaga penyalur BBM satu harga dan outlet LPG yang terus meningkat merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.
“Kami akan terus memastikan distribusi dan ketersediaan pasokan bahan bakar ke SPBU BBM satu harga dan LPG berjalan dengan lancar, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses energi dengan harga yang terjangkau, serta turut mendorong perekonomian di daerah 3T,” urai Agus.
Baca juga: Mau Mesin Kendaraan Awet, Pahami Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral
BBM satu harga telah menjangkau hingga ke pulau paling ujung Sulawesi, yaitu Pulau Miangas di Sulawesi Utara. BBM di pulau ini disuplai dari terminal BBM Bitung menggunakan kapal tengker dengan jarak tempuh kurang lebih 8 hari untuk cuaca normal dan 13 hari saat cuaca buruk. BBM satu harga di Pulau ini mulai beroperasi Juli 2018 dengan konsumsi BBM per bulan sebanyak 2 kilo liter untuk premium serta 4 kilo liter untuk biosolar.
Lihat Juga :