Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
Selasa, 23 Juni 2020 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Untuk kriteria pertama terkait belanja barang yang terdiri dari perjalanan dinas, biaya rapat, honorarium, dan belanja non operasional, serta belanja barang lainnya yang terhambat akibat adanya pandemi Covid-19 dapat ditunda ke tahun berikutnya. Selanjutnya kriteria kedua adalah belanja modal untuk proyek yang tidak prioritas juga ditunda tahun depan.
Disamping itu, pembangunan infrastruktur minyak dan gas bumi juga mengalami perubahan, misalnya pembangunan jaringan gas bumi yang semula akan dibangun sebanyak 266.070 saluran rumah tangga (SR) berubah menjadi 127.864 SR atau berkurang 138.206 SR. Sedangkan untuk pembangunan konverter kit untuk nelayan yang seharusnya 40.000 paket, konverter petani 10.000 paket dan konversi minyak tanah ke elpiji yang seharusnya 526.616 paket seluruhnya dibatalkan.
"Seluruhnya akan dilanjutkan pada tahun depan. Begitu juga dengan infrastruktur energi baru terbarukan misalnya pembangunan rooftop terdapat realokasi anggaran," kata dia.
Disamping itu, pembangunan infrastruktur minyak dan gas bumi juga mengalami perubahan, misalnya pembangunan jaringan gas bumi yang semula akan dibangun sebanyak 266.070 saluran rumah tangga (SR) berubah menjadi 127.864 SR atau berkurang 138.206 SR. Sedangkan untuk pembangunan konverter kit untuk nelayan yang seharusnya 40.000 paket, konverter petani 10.000 paket dan konversi minyak tanah ke elpiji yang seharusnya 526.616 paket seluruhnya dibatalkan.
"Seluruhnya akan dilanjutkan pada tahun depan. Begitu juga dengan infrastruktur energi baru terbarukan misalnya pembangunan rooftop terdapat realokasi anggaran," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :