Berburu Harta Karun Migas di Pulau Jawa, Survei Eksplorasi Capai 82% dari Target

Senin, 06 Juni 2022 - 13:24 WIB
loading...
Berburu Harta Karun...
Survei seismik subvulkanik di sepanjang pulau Jawa telah mencapai 820 km dari target 1.000 km. Kegiatan ini bagian dari Indonesia Exploration blueprint and strategy, untuk menggali potensi harta karun migas di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - SKK Migas menyebutkan, kegiatan survei seismik subvulkanik di sepanjang pulau Jawa telah mencapai 820 km dari target 1.000 km. Kegiatan ini adalah bagian dari Indonesia Exploration blueprint and strategy, yang dilakukan untuk menggali potensi ' harta karun ' migas di Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Penemuan Harta Karun Minyak yang Mengubah Nasib Qatar Menjadi Kaya Raya

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, industri hulu migas terus fokus untuk melakukan derisiking dari potensi eksplorasi dengan menyediakan data-data yang nantinya akan mengundang investor untuk menemukan cadangan besar.

“Kerja keras dan komitmen untuk menyelesaikan kegiatan ini telah ditunjukan dengan baik, dengan capaian saat ini telah berhasil diselesaikan sepanjan 820 km atau 82% dari target 1.000 km pada kegiatan survei seismik subvulkanik Jawa, yang ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan September 2022”, ujar Dwi, dikutip Senin (6/6/2022).

SKK Migas sendiri telah mendorong KKKS untuk melakukan kegiatan survei eksplorasi yang masif, dilakukan melalui kegiatan survei eksplorasi di darat, laut dan udara adalah bagian dari upaya untuk mencapai target ketersediaan data bagi 128 Cekungan yang Indonesia miliki hingga tahun 2024, sebagaimana dicanangkan oleh Menteri ESDM.

“Kami atas nama manajemen SKK Migas mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam kegiatan ini khususnya Pertamina yang telah melakukan kegiatan eksplorasi secara masif, yaitu pelaksanaan kegiatan survei seismik 2D di laut pada open area sejauh 32,000 km pada tahun 2019 - 2020 yang lalu, dan full tensor gravity (FTG) menggunakan pesawat udara di Bird Head dan Akimeugah yang telah selesai akhir tahun 2021," imbuh Dwi.

Baca Juga: Membongkar Fakta-fakta Siapa Saja Penadah Minyak Rusia dan Mantan Pembelinya

Dwi menambahkan, kegiatan yang dilakukan oleh Pertamina tersebut merupakan bagian dari Komitmen Kerja Pasti Wilayah Kerja Jambi Merang.

Pertamina, sebagai pemegang wilayah kerja terbanyak dan terluas di Indonesia yang saat ini memiliki 41 WK Migas dengan luasan mencapai + 204.494 km2, yang terdiri dari : 23 WK Pertamina sebagai operator, 3 WK berupa Badan Operasi Bersama (BOB)/JOB, 14 WK Pertamina sebagai Partner/Non Operator, tentunya sangat diharapkan untuk terus melakukan kegiatan eksplorasi secara massif.

Selain itu, Dwi juga mengingatkan, bahwa apa yang dilakukan masih jauh dari selesai, karena setelah survei dan pengolahan data, masih ada kegiatan lanjutan yang harus dilakukan dan membutuhkan usaha yang optimal kegiatan eksplorasi.

Antara lain percepatan pengeboran sumur eksplorasi, dimana dari rencana pemboran 24 sumur eksplorasi oleh Pertamina Group pada tahun 2022 ini, hingga saat ini baru terealisasi 7 sumur.

“Kami juga berharap Pertamina dapat melakukan percepatan monetisasi undeveloped discovery yang bisa meningkatkan produksi dalam waktu dekat, kemudian percepatan FTG Kutei-Barito dan Area Mamberamo, serta tentu saja langkah-langkah percepatan eksplorasi sleeping area di Pertamina lainnya," imbuh Dwi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menimbang Kemampuan...
Menimbang Kemampuan BUMD Mengelola Cadangan Migas di Blok Ganal
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Indonesia Punya 2 Pabrik...
Indonesia Punya 2 Pabrik LPG Baru, Mampu Produksi 200 Metrik Ton per hari
Pertamina Temukan Cadangan...
Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumatera Selatan, Potensi Hasilkan 505 barel per hari
Stok BBM Aman, Pengamat:...
Stok BBM Aman, Pengamat: Masyarakat Perlu Diedukasi Biar Tak Panic Buying
SKK Migas Sesuaikan...
SKK Migas Sesuaikan Pelaporan NGL, Lifting Minyak Berpotensi Tambah 11.693 BPH
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Logam Aneh dari Luar...
Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Berita Terkini
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved