Sektor Tersier Jadi Tulang Punggung Ekonomi Jakarta
Senin, 06 Juni 2022 - 16:20 WIB
loading...
Acara-acara semacam Jakarta Fair menjadi penyumbang terbesar ekonomi Jakarta. Foto/AzizIndra/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Fair 2022. Setelah dua tahun lebih perekonomian tertekan pandemi, penyelenggaraan event-event semacam itu diharapkan bisa mendongkrak ekonomi DKI Jakarta.
Baca juga: Kabar Gembira! PRJ Bakal Kembali Digelar Tahun Ini
Koordinator Pariwisata, KUKM, Perindag, Biro Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Saraswati menjelaskan, kontribusi sektor tersier yang di dalamnya acara pameran hingga hiburan, menjadi salah satu penyumbang perekonomian yang cukup besar.
"Gelaran Jakarta Fair 2022 diharapkan dapat menjadi bagian dari usaha bersama dalam pemulihan perekonomian Jakarta," ujar Saraswati dalam konferensi pers Jakarta Fair, Senin (6/6/2022).
Saraswati menjelaskan struktur perekonomian Jakarta cukup didominasi oleh sektor tersier sebesar 75,45%, sekunder 24,3%, sedangkan sektor primer hanya 0,35%.
"Sektor tersier ini salah satunya terkait dengan pariwisata seperti Jakarta Fair," sambung Saraswati.
Sarawati berharap dengan cakupan vaksinasi, baik dosis pertama maupun dosis kedua yang sudah lebih dari 100%, maka peluang untuk kembali mengadakan acara-acara hiburan maupun pariwisata terbuka lebar.
Baca juga: Kabar Gembira! PRJ Bakal Kembali Digelar Tahun Ini
Koordinator Pariwisata, KUKM, Perindag, Biro Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Saraswati menjelaskan, kontribusi sektor tersier yang di dalamnya acara pameran hingga hiburan, menjadi salah satu penyumbang perekonomian yang cukup besar.
"Gelaran Jakarta Fair 2022 diharapkan dapat menjadi bagian dari usaha bersama dalam pemulihan perekonomian Jakarta," ujar Saraswati dalam konferensi pers Jakarta Fair, Senin (6/6/2022).
Saraswati menjelaskan struktur perekonomian Jakarta cukup didominasi oleh sektor tersier sebesar 75,45%, sekunder 24,3%, sedangkan sektor primer hanya 0,35%.
"Sektor tersier ini salah satunya terkait dengan pariwisata seperti Jakarta Fair," sambung Saraswati.
Sarawati berharap dengan cakupan vaksinasi, baik dosis pertama maupun dosis kedua yang sudah lebih dari 100%, maka peluang untuk kembali mengadakan acara-acara hiburan maupun pariwisata terbuka lebar.
Lihat Juga :