Ramal Bakal Ada Pandemi Lebih Dahsyat, Menperin Perkuat Industri Kesehatan

Selasa, 23 Juni 2020 - 17:54 WIB
loading...
Ramal Bakal Ada Pandemi...
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang akan menggenjot industri farmasi agar tanggap dalam mengantispasi kemungkinan yang buruk terjadi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong penguatan industri kesehatan Tanah Air, dalam mengantisipasi pandemi yang lebih dahysat ke depannya. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang memperkirakan setelah virus corona berakhir, akan muncul pandemi penyakit baru.

(Baca Juga: Pandemi Bikin Industri Farmasi dan Alkes Masuk Making Indonesia 4.0 )

Ia menerangkan, ketika vaksin dan obat Covid-19 sudah ditemukan, akan ada ada pandemi virus baru yang lebih besar dibandingkan dengan sekarang. Lantaran itu, Ia mengingatkan industri dalam negeri perlu bersiap-siap menghadapi kemungkinan munculnya pandemi penyakit baru dengan menggalakkan produksi alat kesehatan dan farmasi.

"Menurut pandangan pribadi saya, sekali lagi ini mohon ini adalah pandangan pribadi saya. Setelah Covid-19 kita temukan vaksin dan obatnya saya menduga akan ada pandemi baru yang mungkin jauh lebih dahsyat dampaknya kepada kesehatan kita," kata Menperin Agus Gumiwang di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

(Baca Juga: Industri Alkes Diharapkan Masuk Program Pengurangan impor 35% )

Oleh karena itu, kata dia pihaknya akan menggenjot industri farmasi agar tanggap dalam mengantispasi kemungkinan yang buruk terjadi. Saat ini saja industri kecil menangan (IKM ) sudah memproduksi alat pelindung diri (apd) serta pembuatan obat agar mengurangi subtitusi impor.

"Kalau kita lihat saat ini industri farmasi kita sudah cepat dan tanggap. Maka dari itu ada penyiapan program industri farmasi yang kita canangkan dan masukkan di 2021," jelasnya

Dia melanjutkan pihaknya juga terus berfokus pada pelaksanaan program penyiapan SDM industri. Anggaran yang dibutuhkan untuk program tersebut sebesar Rp1,01 triliun. Kemenperin juga mendorong digitalisasi pada sektor alat kesehatan dan farmasi agar mampu berproduksi lebih efisien.

"Termasuk di dalamnya adalah kegiatan reskilling dan up skilling bagi pekerja yang terkena PHK akibat dampak pandemi Covid-19 serta penyiapan lembaga pendidikan dalam wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI) atau kawasan industri yang terbangun," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Pasar Distribusi...
Perkuat Pasar Distribusi Kesehatan, Entitas Anak MDLA Kerja Sama dengan Merck
Hospital Expo ke-36:...
Hospital Expo ke-36: Momentum Mengeksplorasi Produk dan Jasa Kesehatan Terkini
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Ekspor Perhiasan Melonjak...
Ekspor Perhiasan Melonjak 18,66 Persen, Nilainya Tembus Rp55,8 Triliun
Hadiri FGD Kemenperin,...
Hadiri FGD Kemenperin, Jababeka Cerita Tantangan dan Progres Dekarbonisasi
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
API Minta Pemerintah...
API Minta Pemerintah Ambil Tindakan untuk Pulihkan TPT Nasional
Bapeten: Revisi Regulasi...
Bapeten: Revisi Regulasi dan Sinergi Lintas Sektor Kunci Cegah Cemaran Radioaktif
Pacu Inovasi Kesehatan,...
Pacu Inovasi Kesehatan, Hospital Expo 2025 Hadir September Ini di Jakarta
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Israel Akui Bom Nuklir...
Israel Akui Bom Nuklir Iran Lebih Dahsyat dari Buatan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved