Wabah PMK Menyebar, Kerugian Ekonomi Hantui Peternak Jelang Idul Adha

Selasa, 07 Juni 2022 - 14:25 WIB
loading...
Wabah PMK Menyebar,...
Ike Suharjo Juru Bicara Partai Perindo. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - Penyakit mulut dan kuku (PMK) atau foot and mouth disease (FMD) telah menyebar ke 16 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), dari 16 provinsi yang memiliki kasus PMK tercatat sudah ada 82 kabupaten/kota dengan 5,45 juta ekor hewan yang terkena PMK atau mencapai 39,4% dari total hewan ternak nasional pada akhir 2021.

Berdasarkan data yang disampaikan Kementan di atas, 16 provinsi yang memiliki kasus PMK diantaranya adalah Aceh, Bangka Belitung, Banten, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Wabah PMK Meluas, Kerugian Ditaksir Hampir Rp10 Triliun

Penyebaran PMK yang semakin meluas, tentu membuat khawatir para peternak dan masyarakat. Karena dalam waktu dekat umat muslim akan merayakan Idul Adha atau sering juga disebut Hari Raya Kurban. Namun, penularan PMK pada hewan dapat menimbulkan rasa khawatir kepada masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi atau kambing serta produk turunannya seperti susu, abon hingga frozen food.

Hal itu dapat menyebabkan penurunan harga sapi atau kambing. Oleh karena itu, jika pemerintah lambat dalam mencegah penularan PMK ini akan menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi peternak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Program Gubernur...
Dukung Program Gubernur Kaltim, Kadin Fokus Berdayakan Pengusaha Lokal
Tanam Pohon Paulownia...
Tanam Pohon Paulownia di Sarawak, AYP Ajak Lestarikan Lingkungan dan Pacu Industri Hijau
Kadin dan Sarawak Malaysia...
Kadin dan Sarawak Malaysia Dorong Kolaborasi Pengembangan Energi Terbarukan hingga Sport Tourism
Klaster Susu Mulya Abadi...
Klaster Susu Mulya Abadi Jadi Contoh Sukses Program Klasterkuhidupku BRI
Tingkatkan Produksi,...
Tingkatkan Produksi, BRI Berikan Fasilitas Pembiayaan Klaster Peternak Susu di Ponorogo
Pengangguran Melonjak...
Pengangguran Melonjak Jadi 7,28 Juta Orang, Perindo Soroti Lemahnya Daya Beli dan Iklim Usaha
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved