Mulai di Singapura, Wanita Ini Kembali untuk Memajukan Industri Teknologi Nasional
Selasa, 07 Juni 2022 - 20:54 WIB
loading...
Lusiana Lu, Business Development Director of HashMicro. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kemajuan industri teknologi sebagai sektor pemimpin industri 4.0 tidak lepas dari peran perempuan di dalamnya. Deloitte mencatat, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir perempuan yang memegang posisi kepemimpinan telah meningkat sejumlah 19.5%, menunjukkan bahwa kini perempuan semakin banyak mengambil peran nyata dalam industri teknologi.
Baca juga: Membangun Desa Mandiri dengan Digitalisasi, Ini Tantangannya
Lusiana, salah satu founder sekaligus Business Development Director dari perusahaan penyedia ERP HashMicro, membuktikan bahwa perempuan mampu membawa dampak signifikan melalui kepemimpinan di industri teknologi.
Dengan latar belakang pendidikan dan keahlian dalam bisnis yang didapatkannya dari The London School of Economics and Political Science (LSE), Lusiana memiliki ambisi dalam memajukan industri ini, khususnya di sektor ERP. Selain dalam aspek bisnis, komitmennya terhadap kemajuan teknologi diwujudkan melalui edukasi digital dan riset teknologi inovatif.
Perkembangan artificial intelligence (AI) beberapa tahun terakhir mendorong ketertarikan Lusiana dalam teknologi AI dan potensinya sebagai akselerator bisnis dengan munculnya virtual assistant dan kemampuannya menyajikan rekomendasi dari analisis berbasis data. Karena itu, ia terinspirasi untuk lebih jauh mengeksplorasi potensi inovasi AI dan penerapannya melalui HashMicro, yang didirikannya bersama seorang business partner di Singapura pada tahun 2015.
Baca juga: Membangun Desa Mandiri dengan Digitalisasi, Ini Tantangannya
Lusiana, salah satu founder sekaligus Business Development Director dari perusahaan penyedia ERP HashMicro, membuktikan bahwa perempuan mampu membawa dampak signifikan melalui kepemimpinan di industri teknologi.
Dengan latar belakang pendidikan dan keahlian dalam bisnis yang didapatkannya dari The London School of Economics and Political Science (LSE), Lusiana memiliki ambisi dalam memajukan industri ini, khususnya di sektor ERP. Selain dalam aspek bisnis, komitmennya terhadap kemajuan teknologi diwujudkan melalui edukasi digital dan riset teknologi inovatif.
Perkembangan artificial intelligence (AI) beberapa tahun terakhir mendorong ketertarikan Lusiana dalam teknologi AI dan potensinya sebagai akselerator bisnis dengan munculnya virtual assistant dan kemampuannya menyajikan rekomendasi dari analisis berbasis data. Karena itu, ia terinspirasi untuk lebih jauh mengeksplorasi potensi inovasi AI dan penerapannya melalui HashMicro, yang didirikannya bersama seorang business partner di Singapura pada tahun 2015.
Lihat Juga :