Kebijakan Mendag Soal Minyak Goreng Disebut Sudah On The Track
Selasa, 07 Juni 2022 - 23:20 WIB
loading...
Kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait program minyak goreng curah rakyat (MGCR) dengan 10 ribu pengecer Dinilai sudah sangat baik. DPR juga meminta agar kebijakan ini bisa dikembangkan lagi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade melihat bahwa kebijakan Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) terkait program minyak goreng curah rakyat (MGCR) dengan 10 ribu pengecer sudah sangat baik. Ia juga meminta agar kebijakan ini bisa dikembangkan lagi.
"Saya lihat yang dilakukan oleh Pak Menteri atau Kemendag sudah on the track. Kalau bisa seluruh pasar yang ada di Indonesia ini, minimal ada 3 pengecer di satu pasar tradisional . Supaya masyarakat bisa menikmati," tutur Andre dalam rapat komisi Vi DPR RI, Selasa (7/6/2022).
Baca Juga: Mendag Targetkan 20.000 Pengecer Jual Minyak Goreng Curah
Dalam kesempatan tersebut Ia mengusulkan, supaya di setiap pasar tradisional disiapkan tiga pengecer. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan dan menikmati minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter.
"Jadi kami dari fraksi Gerindra minta itu. Tiga Pengecer per pasar. Sehingga butuh 30.000 pengecer di seluruh Indonesia. Sehingga masyarakat tidak susah mengakses minyak goreng curah, masyarakat bisa menikmati minyak goreng curah," beber Andre.
"Saya lihat yang dilakukan oleh Pak Menteri atau Kemendag sudah on the track. Kalau bisa seluruh pasar yang ada di Indonesia ini, minimal ada 3 pengecer di satu pasar tradisional . Supaya masyarakat bisa menikmati," tutur Andre dalam rapat komisi Vi DPR RI, Selasa (7/6/2022).
Baca Juga: Mendag Targetkan 20.000 Pengecer Jual Minyak Goreng Curah
Dalam kesempatan tersebut Ia mengusulkan, supaya di setiap pasar tradisional disiapkan tiga pengecer. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan dan menikmati minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter.
"Jadi kami dari fraksi Gerindra minta itu. Tiga Pengecer per pasar. Sehingga butuh 30.000 pengecer di seluruh Indonesia. Sehingga masyarakat tidak susah mengakses minyak goreng curah, masyarakat bisa menikmati minyak goreng curah," beber Andre.
Lihat Juga :