Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi
Rabu, 08 Juni 2022 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian, yang kedua, mengurangi ketergantungan terhadap impor. Karena, transmisi dari resesi ekonomi di AS akan menjalar ke nilai tukar dan akan membuat barang-barang impor terutama impor pangan akan menjadi lebih mahal. Jadi, ini adalah kesempatan untuk mendorong produktivitas pangan di dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap impor bisa ditekan," jelas Bhima.
Selanjutnya, adalah memberikan stimulus kepada pelaku usaha khususnya UMKM sehingga mereka bisa pulih lebih cepat dan siap menghadapi tekanan eksternal. Salah satunya adalah mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), program-program pendampingan terutama UMKM go digital, dan memperluas pasar UMKM sehingga bisa mendorong ekspor maupun pemenuhan kebutuhan domestik lebih besar lagi.
Baca juga: Ukraina Geram pada Israel karena Tolak Jual Iron Dome untuk Melawan Rusia
"Yang terakhir adalah jaminan sosial, tentunya banyak pekerja yang rentan jatuh miskin ketika terjadi resesi ekonomi, terjadi gejolak, dan pekerja ini harus dilindungi oleh jaminan sosial dari pemerintah. Jadi bantuan subsidi upah itu diperlukan dan seharusnya dilanjutkan, bantuan jaminan sosial sebaiknya tetap dilanjutkan hingga 2023," pungkas Bhima.
Selanjutnya, adalah memberikan stimulus kepada pelaku usaha khususnya UMKM sehingga mereka bisa pulih lebih cepat dan siap menghadapi tekanan eksternal. Salah satunya adalah mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), program-program pendampingan terutama UMKM go digital, dan memperluas pasar UMKM sehingga bisa mendorong ekspor maupun pemenuhan kebutuhan domestik lebih besar lagi.
Baca juga: Ukraina Geram pada Israel karena Tolak Jual Iron Dome untuk Melawan Rusia
"Yang terakhir adalah jaminan sosial, tentunya banyak pekerja yang rentan jatuh miskin ketika terjadi resesi ekonomi, terjadi gejolak, dan pekerja ini harus dilindungi oleh jaminan sosial dari pemerintah. Jadi bantuan subsidi upah itu diperlukan dan seharusnya dilanjutkan, bantuan jaminan sosial sebaiknya tetap dilanjutkan hingga 2023," pungkas Bhima.
(uka)
Lihat Juga :