Harga Plastik Terbakar Kenaikan Harga Minyak Dunia
Jum'at, 10 Juni 2022 - 20:40 WIB
loading...
Harga minyak dunia menyebabkan harga bahan baku plastik naik. Foto/polyestertime.com
A
A
A
JAKARTA - Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik & Plastik Indonesia ( Inaplas ) Fajar Budiyono mengungkapkan, naiknya harga minyak dunia membuat harga bahan baku petrokimia melonjak. Fajar mengatakan kondisi tersebut berdampak terhadap naiknya harga barang jadi plastik di Indonesia.
Baca juga: Harga Minyak Mentah Dunia Terus Melesat, Diramal Sentuh USD130 per Barel
"Saat ini produk plastik sudah ganti harga, harga barang jadi plastik sudah naik," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Jumat (10/6/2022).
Fajar memaparkan bahwa saat ini harga barang jadi plastik yang tadinya di kisaran Rp25.000 per kilogram ssudah mencapai Rp30.000 per kilogram.
"Baik mulai dari kantong plastik sampai peralatan rumah tangga, bahkan untuk kebutuhan otomotif naiknya lebih banyak lagi," katanya.
Kenaikan harga plastik di otomotif karenakan kebutuhan produknya menggunakan engineering plastik. Plastik engineering atau plastik rekayasa merupakan sebuah kategori material plastik yang didesain khusus untuk memiliki karakteristik unggul, mekanis maupun termal tertentu yang biasanya tidak bisa dipenuhi oleh plastik-plastik tradisional seperti polietilena, polipropilena, dan polistirena.
Sebelumnya, Fajar mengatakan bahan baku petrokimia utamanya dari minyak bumi saat ini sudah naik dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Pada 2019 harga minyak dunia di kisaran USD60 per barrel saat ini sudah menyentuh USD120 per barrel.
Baca juga: Harga Minyak Mentah Dunia Terus Melesat, Diramal Sentuh USD130 per Barel
"Saat ini produk plastik sudah ganti harga, harga barang jadi plastik sudah naik," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Jumat (10/6/2022).
Fajar memaparkan bahwa saat ini harga barang jadi plastik yang tadinya di kisaran Rp25.000 per kilogram ssudah mencapai Rp30.000 per kilogram.
"Baik mulai dari kantong plastik sampai peralatan rumah tangga, bahkan untuk kebutuhan otomotif naiknya lebih banyak lagi," katanya.
Kenaikan harga plastik di otomotif karenakan kebutuhan produknya menggunakan engineering plastik. Plastik engineering atau plastik rekayasa merupakan sebuah kategori material plastik yang didesain khusus untuk memiliki karakteristik unggul, mekanis maupun termal tertentu yang biasanya tidak bisa dipenuhi oleh plastik-plastik tradisional seperti polietilena, polipropilena, dan polistirena.
Sebelumnya, Fajar mengatakan bahan baku petrokimia utamanya dari minyak bumi saat ini sudah naik dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Pada 2019 harga minyak dunia di kisaran USD60 per barrel saat ini sudah menyentuh USD120 per barrel.
Lihat Juga :