Wabah PMK Menyebar di 18 Provinsi, 151.000 Ekor Sapi Masih Sakit

Senin, 13 Juni 2022 - 17:46 WIB
loading...
Wabah PMK Menyebar di...
Sebanyak 151.536 ekor sapi mengalami sakit akibat wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sudah menyebar di 18 provinsi dan 180 kabupaten di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga menyampaikan, data tersebut didapat dari laporan pemerintah daerah melalui sistem aplikasi siagapmk.id.

Berdasarkan situs tersebut, setidaknya sudah terdapat 151.536 ekor sapi yang sakit. Sedangkan hewan sembuh sebanyak 40.707 ekor. Adapun hewan yang dilakukan pemotongan bersyarat 895 ekor dan yang mati sebanyak 698 ekor.

"Laporan dari pemerintah daerah di Indonesia, kami laporkan saat ini PMK sudah menyebar di 18 provinsi dan menyebar di 180 kabupaten," ujar Kuntoro dalam konferensi pers secara virtual, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Wabah PMK Jangan Dianggap Remeh, Peternak Sapi Bisa Sepi Orderan

Kontoro menjelaskan, saat ini Kementan telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menanggulangi wabah PMK yang saat ini tengah menjangkit di 18 provinsi tersebut.

Pertama adalah pembentukan gugus tugas penangananya PMK, mulai dari level pusat atau nasional, hingga tingkat provinsi Kabupeten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Hampir 100.000 Hektare...
Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana RehabilitasiĀ Disiapkan Rp148,53 M
Mentan Amran Geram,...
Mentan Amran Geram, 133,5 Ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
Mentan Cabut 2.300 Izin...
Mentan Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk Nakal, Pecat 192 Pegawai Kementan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved