Pemerintah Bakal Hapus Minyak Goreng Curah, Luhut: Tidak Higienis
Selasa, 14 Juni 2022 - 09:38 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (MenkoMarves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Pemerintah bakal menghapus minyak goreng curah. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (MenkoMarves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Pemerintah bakal menghapus minyak goreng curah dan secara bertahap akan digantingan dengan minyak goreng edisi kemasan secara bertahap.
Menko Luhut menilai wacana penghapusan minyak goreng curah dikarenakanan minyak goreng curah sendiri adalah karena dinilai kurang higienis.
"Kami minta secara bertahap tidak ada lagi minyak curah. Jadi, sekarang kemasan semua, karena minyak goreng curah itu kurang higienis," kata Menko Luhut saat konferensi pers Business Matching Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di Kuta, Dikutip Selasa (14/6/2022).
Baca Juga: Stabilisasi Harga Minyak Goreng
Dengan begitu Pemerintah sedang mendorong untuk melakukan pengerjakan dan banyak pengusaha yang akan melakukan hal itu dengan harga tetap. "Jadi, kita minta nanti secara bertahap tidak ada lagi (minyak goreng) curah. Jadi, sekarang kemasan semua, Itu yang sedang kita kerjakan dan banyak pengusaha itu akan melakukan ke sana dengan harga tetap," lanjutnya.
Menko Luhut menilai wacana penghapusan minyak goreng curah dikarenakanan minyak goreng curah sendiri adalah karena dinilai kurang higienis.
"Kami minta secara bertahap tidak ada lagi minyak curah. Jadi, sekarang kemasan semua, karena minyak goreng curah itu kurang higienis," kata Menko Luhut saat konferensi pers Business Matching Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di Kuta, Dikutip Selasa (14/6/2022).
Baca Juga: Stabilisasi Harga Minyak Goreng
Dengan begitu Pemerintah sedang mendorong untuk melakukan pengerjakan dan banyak pengusaha yang akan melakukan hal itu dengan harga tetap. "Jadi, kita minta nanti secara bertahap tidak ada lagi (minyak goreng) curah. Jadi, sekarang kemasan semua, Itu yang sedang kita kerjakan dan banyak pengusaha itu akan melakukan ke sana dengan harga tetap," lanjutnya.
Lihat Juga :