Startup Dihantam Gelombang PHK Disebut Bukan Hal Besar, Hanya Efisiensi
Rabu, 15 Juni 2022 - 12:25 WIB
loading...
Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) menyatakan bahwa fenomena maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan rintisan alias startup di Indonesia bukanlah sebuah hal besar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo), Jefri R. Sirait menyatakan bahwa fenomena maraknya Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) oleh perusahaan rintisan alias startup di Indonesia bukanlah sebuah hal besar.
"Ini bukanlah hal yang besar, karena perusahaan konvensional pun juga mengalami efisiensi karyawan . Jadi fenomena ini adalah hal yang biasa terjadi," ujarnya pada acara Power Breakfast IDX TV di Jakarta, Rabu (15/6/2022).
Baca Juga: Terjadi Gelombang PHK, Ada Apa dengan Perusahaan Startup?
Menurutnya PHK yang marak terjadi merupakan sebuah titik turun dalam grafik pertumbuhan sebuah perusahaan. "Kalau digrafik itu kan ada naik dan turunnya ya, berarti saat ini kondisi perusahaan sedang berada di titik turunnya" ucapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa pandemi yang berlangsung sejak 2020 merupakan tekanan untuk semua pihak termasuk perusahaan startup maupun perusahaan konvesional. Tentu saja hal ini mewajibkan semua pihak untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk.
"Ini bukanlah hal yang besar, karena perusahaan konvensional pun juga mengalami efisiensi karyawan . Jadi fenomena ini adalah hal yang biasa terjadi," ujarnya pada acara Power Breakfast IDX TV di Jakarta, Rabu (15/6/2022).
Baca Juga: Terjadi Gelombang PHK, Ada Apa dengan Perusahaan Startup?
Menurutnya PHK yang marak terjadi merupakan sebuah titik turun dalam grafik pertumbuhan sebuah perusahaan. "Kalau digrafik itu kan ada naik dan turunnya ya, berarti saat ini kondisi perusahaan sedang berada di titik turunnya" ucapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa pandemi yang berlangsung sejak 2020 merupakan tekanan untuk semua pihak termasuk perusahaan startup maupun perusahaan konvesional. Tentu saja hal ini mewajibkan semua pihak untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk.
Lihat Juga :