Mendag Baru Diharapkan Beri Perhatian Terhadap Permasalahan Robot Trading

Kamis, 16 Juni 2022 - 22:00 WIB
loading...
A A A
"Asosiasi pun mestinya segera memberi sanksi apabila ada anggotanya yang dianggap melanggar, misalnya dengan segera dikeluarkan dari keanggotaan. Diharapkan ke depannya, apabila ada hal-hal yang dianggap menyalahi aturan, segera ditindak, supaya tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi korban," tambahnya.

Yasmin melanjutkan, diperlukan regulasi untuk kejelasan supaya jangan sampai ada hal yang sebelumnya dilarang (misalnya soal selisih kurs dan larangan profit sharing), namun kemudian diizinkan dengan nama lain. Kalau seperti itu tidak fair untuk member perusahaan robot trading yang sudah dihentikan kegiatan operasionalnya seperti DNA Pro (yang telanjur menjadi korban dan kasusnya sudah masuk ke ranah hukum).

Kekosongan regulasi selama ini, mengakibatkan kriteria perizinan perusahaan robot trading menjadi tidak jelas. Regulasi belum terbit, namun sejumlah perusahaan robot trading ada yang mendapatkan SIUPL berbasis risiko dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko. Ada di antara perusahaan robot trading yang baru mendapatkan SIUPL berbasis risiko tersebut, namun belakangan ternyata melakukan penipuan.

Baca juga: Ini Teleskop Sky Eye Milik China yang Menangkap Sinyal Alien

"Dengan demikian, selain percepatan regulasi robot trading, perusahaan yang mendapatkan izin pun perlu diseleksi superketat supaya masyarakat aman dan tidak ada lagi yang menjadi korban. Semoga hal-hal di atas dapat menjadi perhatian dan masukan yang baik untuk Pak Zulhas," tutup mantan news anchor itu.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Purbaya Percepat Izin...
Purbaya Percepat Izin Proyek Miliaran di Jabar, PLTS Terapung Saguling Siap Jalan
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Kopdes Merah Putih dan...
Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Prabowo Bentuk Satgas...
Prabowo Bentuk Satgas Khusus Sederhanakan Regulasi dan Perizinan
Iklim Investasi Kota...
Iklim Investasi Kota Bontang Kian Bergairah, UMK Dominasi Penerbitan NIB di Awal 2026
Rekomendasi
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved