Dana Pemda Rp200 Triliun Ngendon di Bank, Sri Mulyani: Ironis!
Kamis, 16 Juni 2022 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, Sri mengatakan bahwa belanja pemda justru minus 17% pada akhir Mei 2022, dari semula Rp270 triliun menjadi Rp223 triliun.
"Belanja kita tahun ini minus 17% dari belanja kita tahun lalu. Catat, minus 17% bukan minus 1%, atau 5%. Bapak Ibu sekalian nanti perlu melihat, apa yang menjadi kendala," tegasnya.
Dia pun menyampaikan bahwa realisasi belanja sebesar Rp223 triliun justru lebij banyak dialokasikan untuk gaji pegawai, yang angkanya mencapai Rp113 triliun dari Rp223 triliun.
Dia menyayangkan, justru belanja modal yang penting untuk peningkatan kualitas SDM angkanya malah kecil, hanya Rp12 triliun. Belanja modal ini pun lebih rendah dibanding tahun lalu yang sebesar Rp14 triliun dan belanja lainnya Rp44 triliun.
Bahkan, dana Rp200 triliun yang mengendap di bank pada Mei 2022 dicatat Sri lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2021 dan tahun 2020. Hingga akhir Mei tahun lalu, dana pemda yang mengendap hanya Rp172 triliun, sementara Mei 2020 hanya Rp165 triliun.
"Belanja kita tahun ini minus 17% dari belanja kita tahun lalu. Catat, minus 17% bukan minus 1%, atau 5%. Bapak Ibu sekalian nanti perlu melihat, apa yang menjadi kendala," tegasnya.
Dia pun menyampaikan bahwa realisasi belanja sebesar Rp223 triliun justru lebij banyak dialokasikan untuk gaji pegawai, yang angkanya mencapai Rp113 triliun dari Rp223 triliun.
Dia menyayangkan, justru belanja modal yang penting untuk peningkatan kualitas SDM angkanya malah kecil, hanya Rp12 triliun. Belanja modal ini pun lebih rendah dibanding tahun lalu yang sebesar Rp14 triliun dan belanja lainnya Rp44 triliun.
Bahkan, dana Rp200 triliun yang mengendap di bank pada Mei 2022 dicatat Sri lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2021 dan tahun 2020. Hingga akhir Mei tahun lalu, dana pemda yang mengendap hanya Rp172 triliun, sementara Mei 2020 hanya Rp165 triliun.
Lihat Juga :