Krisis Energi Hantam Australia, 8 Juta Warga Diharuskan Matikan Lampu 2 Jam Tiap Malam

Jum'at, 17 Juni 2022 - 07:23 WIB
loading...
A A A
"Aemo, sebagai operator sistem tenaga nasional, akan terus memantau situasi dan memberikan pembaruan lebih lanjut jika kondisinya berubah," tambahnya.

Pada hari Kamis, produsen listrik terbesar Australia, AGL Energy mengatakan, pihaknya berharap dapat memasok lebih banyak listrik ke sektor bisnis dan konsumen dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga: India Krisis Batu Bara, Pemadaman Listrik Melanda Seluruh Negeri

Sejauh ini tiga unit tidak beroperasi di pembangkit listrik tenaga batu bara di Bayswater, New South Wales. Mereka adalah salah satu dari beberapa pemadaman yang direncanakan dan di luar kendali yang menyebabkan krisis listrik.

AGL mengatakan, bahwa salah satu unit harus kembali beroperasi pada hari Kamis, sementara yang lain akan kembali online pada hari Sabtu.

Sementara itu, Perdana Menteri baru Australia, Anthony Albanese mengatakan, krisis energi akan diangkat pada pertemuan dengan perdana menteri negara bagian.

Ahli energi dari University of Sydney, Lynne Chester mengatakan, kepada BBC bahwa pembuat kebijakan telah menyadari risiko generator yang menua selama beberapa dekade.

"Regulator dan pembuat kebijakan sektor ini telah mengabaikan meningkatnya kendala kapasitas aset pembangkit yang menua, yang dipengaruhi oleh bahan bakar fosil, yang mendominasi sektor ini," kata Prof Chester.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
Stok Menipis, Pasar...
Stok Menipis, Pasar Minyak Global Terancam Kritis dalam Tiga Bulan ke Depan
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved