The Fed Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Babak Belur

Jum'at, 17 Juni 2022 - 11:21 WIB
loading...
The Fed Agresif Kerek...
Harga minyak mentah mengalami penurunan pada perdagangan Jumat pagi (17/6). FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah mengalami penurunan pada perdagangan Jumat pagi (17/6) di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang membebani pasar menyusul sentimen suku bunga akibat lonjakan inflasi.

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 9:59 WIB menunjukkan, harga minyak Brent kontrak Agustus 2022 turun 0,30% di USD119,45 per barel, sementara Brent untuk pengiriman September 2022 koreksi 0,40% di USD116,53 per barel. West Texas Intermediate (WTI) Juli 2022 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) tertekan 0,42% di USD117,10 per barel, sementara WTI Agustus 2022 merosot 0,46% di USD114,72 per barel.

Baca Juga: Kunjungi Pasar Baros Serang, Jokowi Bagikan Bansos dan Cek Harga Minyak Goreng

Bank sentral di seluruh Eropa mengumumkan kenaikan suku bunga pada Kamis lalu (16/6). Beberapa dari anggota Uni Eropa justru memiliki jumlah persentase kenaikan yang mengejutkan pasar. Ini memberikan isyarat biaya pinjaman menjadi lebih tinggi demi menjinakkan lonjakan inflasi yang mengikis modal dan menekan profitabilitas perusahaan.

Baru-baru ini Bank Sentral Amerika Serikat (AS) resmi menaikkan suku bunga 75 basis poin, yang tertinggi sejak 1994. Ini membuat bursa saham AS ditutup melemah tajam pada hari Kamis seiring aksi jual luas investor yang didorong kekhawatiran terhadap resesi.

"Sentimen datang dari reboun permintaan China, dan ekspektasi peningkatan musiman atas permintaan minyak hingga Agustus membuat risiko harganya dapat naik hingga kuartal ketiga 2022," kata Baden Moore, kepala penelitian komoditas di National Australia Bank, dilansir Reuters, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: Ambruk 11% dalam Sepekan, Harga CPO Hari Ini Merosot Lagi

Badan Energi Internasional pada hari Rabu juga memperingatkan bahwa harga minyak yang tinggi dan perkiraan ekonomi yang melemah dapat meredupkan prospek permintaan minyak di masa depan. Saat ini, pasar komoditas minyak akan fokus terhadap kelanjutan pengumuman AS terkait sanksi baru terhadap Iran.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
Pengamat: Kemasan Guna...
Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Prabowo dan Putin Bakal...
Prabowo dan Putin Bakal Bahas Kerja Sama Energi-Minyak
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved