Rusia Kembali Pangkas Ekspor Gas ke Negara-negara Eropa, Intip Daftarnya
Sabtu, 18 Juni 2022 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Para pemimpin di Jerman dan Italia menyebut pengurangan pasokan gas Rusia sebagai langkah politik, dan itu meningkatkan ketegangan energi di Eropa, menyusul pemutusan gas alam Rusia sebelumnya ke Polandia, Bulgaria, Finlandia, Belanda, dan Denmark.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Jumat bahwa pengurangan itu adalah "pemerasan (terhadap) negara secara individu dan Eropa keseluruhan."
Rusia mengutarakan, kepada perusahaan gas yang dikendalikan negara Slovakia, SPP, bahwa mereka akan mengurangi pengiriman ke negara itu sebesar 50%. Hal ini disampaikan Direktur SPP, Richard Prokypcak pada sebuah konferensi di Bratislava. Alasan pengurangan diketahui belum dijelaskan seperti dilansir Marketwatch.
Baca Juga: Profil Bos Gazprom Rusia, Alexei Miller yang Dituding Mempermainkan Harga Gas
Sementara itu perusahaan raksasa energi milik negara Rusia, Gazprom mengatakan, kepada perusahaan gas Italia, Eni pada hari yang sama bahwa mereka hanya akan memasok 50% dari jumlah gas yang diminta. Hal ini mengurangi aliran ke salah satu importir gas Rusia terbesar di Eropa untuk hari ketiga.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Jumat bahwa pengurangan itu adalah "pemerasan (terhadap) negara secara individu dan Eropa keseluruhan."
Rusia mengutarakan, kepada perusahaan gas yang dikendalikan negara Slovakia, SPP, bahwa mereka akan mengurangi pengiriman ke negara itu sebesar 50%. Hal ini disampaikan Direktur SPP, Richard Prokypcak pada sebuah konferensi di Bratislava. Alasan pengurangan diketahui belum dijelaskan seperti dilansir Marketwatch.
Baca Juga: Profil Bos Gazprom Rusia, Alexei Miller yang Dituding Mempermainkan Harga Gas
Sementara itu perusahaan raksasa energi milik negara Rusia, Gazprom mengatakan, kepada perusahaan gas Italia, Eni pada hari yang sama bahwa mereka hanya akan memasok 50% dari jumlah gas yang diminta. Hal ini mengurangi aliran ke salah satu importir gas Rusia terbesar di Eropa untuk hari ketiga.
Lihat Juga :