Takut Tak Bisa Bayar Utang, PNM Minta Suntikan Modal Pemerintah

Rabu, 24 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
Takut Tak Bisa Bayar...
PNM minta suntikan modal untuk menekan rasio utang. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - PT. Permodalan Nasional Madani ( PNM ) tahun ini meminta suntikan modal kepada pemerintah untuk menekan rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) yang semakin membengkak. Perusahaan plat merah itu meminta penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp1,5 triliun.

"DER salah satu persoalan utama melatarbelakangi usulan kami memperoleh PMN. Kami usul, September sudah mendapatkan PMN karena bulan itu praktis cashflow kami sudah minus," ujar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

(BACA JUGA: PNM Beri Keringanan Tunda Bayar Cicilan Kredit Bagi Nasabah)

Menurut dia per Mei 2020 perseroan rasio utang telah mencapai 7,8 kali sehingga sulit mendapatkan pendanaan baik dari kreditur maupun investor sehingga mau tidak mau harus mendapatkan suntikan dari pemerintah. Padahal PNM tetap harus menyalurkan modal kepada nasabah Mekaar tahun ini mencapai Rp14,7 triliun. "Apabila tambahan PMN Rp1 triliun hanya Rp12 triliun pembiayaan khusus mekaar yang bisa kami salurkan," kata dia.

Tidak hanya itu, kucuran PMN juga digunakan untuk mempertahankan setoran dividen ke negara serta menjaga pemasukan perusahaan agar tidak minus. Ia pun berharap suntikan dana tersebut tetap diberikan sebesar Rp1,5 triliun. "Karena kami harus menyalurkan dan tetap harus memenuhi kewajiban kami kepada investor dan sebagainya," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Budaya Kepatuhan dari...
Budaya Kepatuhan dari Pusat hingga Lapangan Jadi Pilar Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Perjalanan Siti Patimah...
Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM: Dari Titik Terendah ke Tanah Suci
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Garuda Indonesia Dapat...
Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Menjaga Maskapai Garuda...
Menjaga Maskapai Garuda Tetap Mengangkasa lewat Suntikan Modal Danantara
Catat Sejarah, PNM Terbitkan...
Catat Sejarah, PNM Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved